Bhajo, BastianRikardus (2023) ANALISIS FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH DI DESA TIWUSORA KECAMATAN KOTABARU KABUPATEN ENDE. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak.pdf
Download (1MB)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (898kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (589kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (411kB)
Abstract
Bhajo Bastian Rikardus, 2023. Skripsi ini berjudul: “Analisis Faktor
Penyebab Anak Putus Sekolah di Desa Tiwusora, Kecamatan Kotabaru,
Kabupaten Ende. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi
Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing : Kristoforus Kopong, S.Fil.,M.Hum
Kata Kunci: Faktor Penyebab, Anak, Putus Sekolah
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan ketrampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan juga sangat penting bagi seseorang
untuk menjalani proses kehidupan selanjutnya. Namun terdapat banyak persoalan
yang berkaitan dengan pendidikan, salah satunya adalah putus sekolah. Hal yang
digambarkan diatas terjadi juga di Desa Tiwusora, Kecamatan Kotabaru,
Kabupaten Ende.
Untuk menjawab masalah yang dirumuskan di atas maka tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab anak putus sekolah
di Desa Tiwusora. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif.
Penulis menggunakan tiga istrumen utama sebagai sumber bukti yaitu: Observasi,
Wawancara, dokumentasi.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa anak putus sekolah di Desa
Tiwusora di sebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya minat anak untuk
sekolah, lingkungan pergaulan, ekonomi keluarga, dan jarak ke sekolah yang
jauh. Minat anak untuk bersekolah sangat rendah, mereka lebih memilih untuk
bekerja dan mencari uang sendiri daripada melanjtkan sekolah. Sekitar 65%
anak-anak di Desa Tiwusora yang mengalami putus sekolah disebabkan karena
kurangnya minat mereka untuk sekolah. Lingkungan pergaulan juga menjadi
faktor penyebab anak untuk tidak bersekolah karena mereka bergaul dengan
orang-orang dan teman sebaya yang sudah tidak lagi sekolah dan memilih
bekerja mencari uang, sehingga memberikan pengaruh negatif terhadap anak
yang masih sekolah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 00:35 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 00:35 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/175 |

