Bhara, YuliantiAgustina (2023) PERAN GURU DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BAGI PEMBENTUKAN NILAI MORAL SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR KATOLIK PUUBHETO. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak.pdf
Download (2MB)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (858kB)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (811kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (647kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (590kB)
Abstract
Bhara, Yulianti, Agustina. 2023. “Peran Guru Dalam Pendidikan Karakter Bagi
Pembentukan Nilai Moral Siswa Kelas IV SDK Puubheto”. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing Viktoria Lelboy, Lic. Theo, Sp.
Kata Kunci: Peran guru, Pendidikan karakter, Pembentukan nilai moral
Peran guru adalah mendidik, mengajar, melatih, mengevaluasi dan terus memperbaiki
sampai siswa-siswi meneruskan pada jenjang sekolah lanjut, karena bagimanapun proses
ini harus dilakukan oleh pendidik sebagai bentuk proses kehidupan dalam pendidikan.
Pendidikan karakter merupakan proses perubahan tingkah laku, penanaman ilmu
pengetahuan dan pengelaman hidup agar siswa-siswi menjadi tau dalam membedakan hal
yang baik dan tidak baik. Pendidikan karakter adalah hal yang penting untuk di tanamkan
dalam diri siswa-siswi. Metode penelitian yang di gunakan adalan metode kualitatif. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran guru dalam pendidikan karakter
bagi pembentukan nilai moral siswa. Teknik pengumpulan data yang di lakukan dalam
penelitian ini yakni; observasi, dokumentasi dan wawancara. Narasumber penelitian ini
adalah 10 orang guru dan siswa kelas IV SDK Puubheto yang terdiri dari 2 orang guru dan
8 orang siswa kelas IV SDK Puubheto. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa-siswi
kelas IV SDK Puubheto belum mengetahui dan memahami dengan baik mengenai
pendidikan karakter sehingga dalam praktek hidup, karakter anak tidak berjalan sesuai
dengan yang diharapkan baik oleh orang tua, guru maupun lingkungan setempat. Dalam
pembentukan pendidikan karakter, ada faktor-faktor yang turut mendukung pembentukan
karakter siswa antara lain: kesadaran dalam diri siswa dalam pembentukan karakternya,
adanya kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua siswa-siswi, sarana dan
prasanara sekolah yang mendukung serta adanya dukungan, bimbingan, dan motivasi yang
baik dari orang tua siswa maupun guru. Namun juga tidak terlepas dari faktor penghambat
dalam pembentukan karakter siswa-siswi seperti: kurang adanya kesadaran dalam diri dari
sebagian siswa, faktor keluarga, faktor masyarakat yang kurang mendukung serta adanya
perkembangan teknologi di era globalisasi yang disalahgunakan oleh siswa-siswi. Dengan
adanya, faktor-faktor yang menghambat pembentukan karakter siswa-siswi di sekolah dapat
menyebabkan pergaulan bebas karena tanpa adanya bimbingan guru, kurang perhatian dari
orang tua, mengikuti perbuatan yang kurang baik, kurang adanya kesadaran dalam diri
siswa, dan lingkungan sekolah itu sendiri yang belum memberikan pendampingan secara
baik dan kurang mempelajari pentingnya pendidikan karakter. Berdasarkan hasil penelitian
di atas saran yang diajukan ialah lembanga pendidikan SDK Puubheto hendaknya memberi
pembinaan dan perhatian khusus kepada siswa-siswi tentang pendidikan karakter. Sehingga
siswa-siswi dapat memahami bahwa pendidikan karakter itu sagat penting dalam kehidupan
keluarga, sekolah dan masyarakat tempat tinggal siswa-siswi berada.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:39 |
| Last Modified: | 14 Apr 2026 02:39 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/185 |

