Wati, TheresiaValenta (2026) PRAKTEK HIDUP ROHANI ANAK DALAM KELUARGA BROKEN HOME DI STASI ST. KLETUS HENDRIKUS NDUARIA. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
COVER.pdf
Download (620kB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (188kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (264kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (229kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (359kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (118kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (181kB)
Abstract
Wati, Theresia Valenta. 2025. “Praktek Hidup Rohani Anak Dalam Keluarga
Broken Home Di Stasi St. Kletus Hendrikus Nduaria”, Skripsi, Program Studi
Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing : Dr. Norbertus Labu, S. Fil.,M.Si.
Kata kunci: praktik hidup rohani, anak, keluarga broken home
Keluarga merupakan lingkungan pertama dalam menanamkan nilai-nilai spiritual
bagi anak. Melalui keluarga, anak belajar mengenal nilai-nilai keagamaan, berdoa,
serta membangun relasi dengan Tuhan. Kondisi keluarga yang tidak utuh seperti
broken home sering berdampak pada perkembangan kehidupan rohani anak. Di
Stasi St. Kletus Hendrikus Nduaria ditemukan beberapa anak dari keluarga broken
home yang mengalami kurangnya dukungan dalam pembentukan hidup rohani.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah praktik hidup rohani anak
dalam keluarga broken home di Stasi St. Kletus Hendrikus Nduaria. Faktor-faktor
yang memengaruhi praktik hidup rohani tersebut antara lain kurangnya
pendampingan orang tua serta minimnya teladan hidup beriman dalam keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan praktik hidup
rohani anak dalam keluarga broken home. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi anak-anak dari
keluarga broken home, orang tua, serta katekis di Stasi St. Kletus Hendrikus
Nduaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hidup rohani anak cenderung
belum dijalankan secara optimal, terutama dalam keikutsertaan pada perayaan
Ekaristi dan kegiatan sekami. Meskipun demikian, beberapa anak tetap
menunjukkan keterlibatan dalam kegiatan rohani karena adanya dukungan dari
lingkungan lain, seperti gereja dan sekolah. Hal ini menunjukkan pentingnya peran
gereja dan sekolah dalam mendukung perkembangan hidup rohani anak.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi keluarga broken
home berpengaruh terhadap praktik hidup rohani anak. Oleh karena itu, diperlukan
pendampingan khusus dari keluarga, gereja, dan sekolah agar anak tetap bertumbuh
secara rohani. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji peran pastoral
gereja secara lebih mendalam dalam pendampingan anak dari keluarga broken
home.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Divisions: | Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 08 May 2026 03:57 |
| Last Modified: | 08 May 2026 03:57 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/229 |

