Sia, Rian Marselina (2024) PERAN PENYULUH AGAMA KATOLIK DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI PAROKI SANTA MARIA IMACULLATA JOPU. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB l.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB ll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB lll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (910kB) | Request a copy
BAB lV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (902kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Sia, Rian Marselina, 2023. “Peran Penyuluh Agama Katolik dalam Penguatan Moderasi Beragama di Paroki Santa Maria Imacullata Jopu.” Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Dr. Yosep Aurelius Woi Bule, S.fil., Lic.Th.
Kata Kunci: Penyuluh Agama, Moderasi Beragama, Peran penyuluh agama.Penelitian ini berjudul “Peran Penyuluh Agama Katolik dalam Penguatan Moderasi Beragama di Paroki Santa Maria Imacullata Jopu”. Topik penelitian ini bertolak dari fenomena kurangnya keterlibatan penyuluh agama dalam penguatan moderasi beragama di Paroki Santa MariaImaacullata Jopu. Oleh karena itu, rumusan masalahnya adalah bagaimanakah peran penyuluh agama katolik dalam penguatan moderasi beragama di Paroki Santa Maria Imacullata Jopu. Selanjuntya, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran penyuluh agama katolik dalam penguatan moderasi beragama di Paroki Santa Maria Imacullata Jopu.Metode Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Data�data penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan datanya menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif.Adapun temuan hasil penelitiannya pertama, para penyuluh agama di Paroki
Jopu sudah mendengar, mengerti, dan memahami konsep tentang moderasi beragama. Moderasi beragama adalah sikap dan cara hidup yang tidak ekstrem dan fanatik serta bersikap adil dan seimbang ketika berada di antara kelompok masyarakat yang berbeda agama. Kedua, pemahaman yang benar dari penyuluh
agama ini tidak dibarengi dengan program kerja moderasi beragama di tengah masyarakat terutama bagi kalangan mayoritas Katolik. Sebab para penyuluh agama di Paroki Jopu hanya menjalankan perannya dengan porsi yang lebih besar
untuk kegiatan bersama kelompok kategorial seperti Sekami dan JPA. Ketiga, Katolik sebagai kelompok agama mayoritas di Jopu belum menunjukkan komitmen yang benar dengan memberikan ruang kebebasan kepada Muslim untuk beribadah di tempat ibadah yang layak. Dengan demikian, peran penyuluh agama
Katolik sesungguhnya belum optimal dalam upaya penguatan moderasi beragama di Paroki Jopu. Berhadapan dengan fenomena di atas maka peneliti memberi saran kepada penyuluh agama Katolik harus memiliki rancangan tetap program kerja penguatan moderasi beragama untuk Masyarakat Katolik. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat Katolik sebagai kelompok agama mayoritas tidak mendominasi hidup keagamaan dan merasa “super” di antara kelompok agama minoritas lainnya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyuluh Agama, Moderasi Beragama, Peran penyuluh agama. |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 04:12 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 04:12 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/522 |

