DUMBA, MARGARETA KARTONA (2024) PARTISIPASI ORANG MUDA DALAM MENGIKUTI IBADAT SABDA TANPA IMAM DI LINGKUNGAN WOROMBERA PAROKI SANTA MAGDALENA SOPHIA BARAT KOMBANDARU. Sarjana thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (664kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Dumba, Margareta Kartona. 2024. “Partisipasi Orang Muda Dalam Mengikuti Ibadat Sabda Tanpa Imam Di Lingkungan Worombera”. Skripsi. Program Studi Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.Pembimbing: Yohanes Fransiskus Siku Jata, Lic.,Mat.Fam.Kata Kunci: Partisipasi, Orang Muda, Ibadat Tanpa Imam.Hal yang mendorong peneliti melaksanakan penelitian ini adalah adanya kenyataan bahwa Orang Muda Di Lingkungan Worombera Paroki Santa Magdalena Sophia Barat Kombandaru tidak berpartisipasi dalam mengikuti Ibadat Sabda Tanpa Imam. Atas dasar kenyataan itu, maka rumusan masalahnya adalah bagaimana partisipasi Orang Muda dalam mengikuti ibadat sabda tanpa imam di lingkungan Worombera Paroki Santa Magdalena Sophia Barat Kombandaru.
Untuk menjawabi permasalahan tersebut, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui partisipasi Orang Muda dalam mengikuti ibadat sabda tanpa imam di lingkungan Worombera paroki Santa Magdalena Sophia Barat Kombandaru. Jenis
penelitian yang digunakan peneliti ialah penelitian kualitatif; dengan menggunakan teknik pengumpulan data: observasi, studi dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang
mempengaruhi OMK Lingkungan Worombera kurang berpartisipasi dalam mengikuti Ibadat Sabda Tanpa Imam adalah Pertama: Orang Muda masih memiliki pola pikir yang menghambat kreatifitas seperti pikiran-pikiran yang keliru serta mengelakan tanggung jawab. Kedua: sibuk dengan urusan dan
pekerjaan pribadi, adanya rasa malas dalam diri dan kurangnya dorongan dari para orang tua. Ketiga: kurang adanya komunikasi antara pengurus OMK karena tidak
adanya jaringan dan banyaknya pengaruh lingkungan yang menghambat partisipasi OMK misalnya tawaran untuk bersenang-senang semata dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan Gereja. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendampingan untuk meningkatkan kembali partisipasi OMK dalam mengikuti Ibadat Sabda Tanpa Imam. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melibatkan OMK dalam tugas-tugas pelayanan Gereja, benahi kembali kepengurusan OMK, membina Iman OMK melalui Rekoleksi. Saran yang dianjurkan ialah: Pertama: Dewan Pastoral Paroki dan Dewan Pastoral Stasi memberikan pembinaan untuk melatih kemampuan OMK dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan pastoral Gereja, khususnya pada bidang liturgi. Kedua: Agar orang tua memberikan dukungan dan motifasi bagi OMK agar mau berpartisipasi dalam pelaksanaan
tugas liturgi Gereja pada hari minggu.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partisipasi, Orang Muda, Ibadat Tanpa Imam. |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:24 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:24 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/560 |

