NENU, ELISABETH (2026) WUJUD COMMUNIO DALAM KOMUNITAS BASIS GEREJANI STA MARTINA, PAROKI MARIA BUNDA SELALU MENOLONG KAMBAJAWA, KEUSKUPAN WEETABULA. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (635kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Nenu, Elisabeth. 2026. “Wujud Communio dalam Komunitas Basis Gerejani Sta Martina Paroki Maria Bunda Selalu Menolong Kambajawa”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing Albertus Magnus Rea, SS.M. Hum.
Kata kunci: communio, Komunitas Basis Gerejani, penelitian kualitatif, pastoral Gereja.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara ajaran Gereja tentang hakikat communio sebagai persekutuan umat Allah dalam Kristus yang
diwujudkan dalam kebersamaan, partisipasi, dan pelayanan kasih dengan realitas pastoral di Komunitas Basis Gerejani (KBG) Sta. Martina, Paroki Maria Bunda Selalu Menolong Kambajawa Keuskupan Weetabula. Fenomena minimnya
keterlibatan umat, lemahnya rasa memiliki terhadap komunitas, dan kecenderungan sebagian umat untuk tidak setia pada komunitas basisnya menunjukkan bahwa penghayatan communio belum optimal. Berdasarkan latarbelakang tersebut, peneliti memilih rumusan masalah penelitian yakni
bagaimana wujud communio dalam kehidupan Komunitas Basis Gerejani Sta. Martina. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan wujud communio tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 13 narasumber (umat dan pengurus), serta studi dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif-reflektif dengan berpedoman pada ajaran Gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wujud communio dalam Komunitas Basis
Gerejani Sta. Martina belum terbangun secara menyeluruh. Aspek partisipasi aktif umat belum merata, relasi persaudaraan belum mendalam, dan kesadaran akan kesatuan sebagai satu tubuh dalam Kristus masih lemah. Faktor penyebabnya antara lain pemahaman teologis yang beragam, komunikasi yang kurang efektif, dan tantangan eksternal seperti kesibukan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini
merekomendasikan pembinaan iman yang berkelanjutan, kepemimpinan KBG yang lebih merangkul, dan penguatan spiritualitas communio agar KBG dapat sungguh menjadi Gereja kecil yang hidup, solider, dan misioner di tengah
masyarakat. Saran untuk Fungsionaris Pastoral ialah memberikan Katekese terkait KBG agar umat memahami tentang kehidupan berkomunitas, dan saran juga untuk umat KBG, agar mengikuti semua kegiatan yang dilaksanakan baik pada tingkat KBG maupun di tingkat paroki.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | communio, Komunitas Basis Gerejani, penelitian kualitatif, pastoral Gereja |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 01:27 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 01:27 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/597 |

