RURON, FINFARIDA JEDO (2026) RITUAL HODE NUKE SEBAGAI UNGKAPAN RELASI SAKRAL (STUDI ATAS MAKNA SIMBOLPERAYAAN SYUKUR MASYARAKAT LAMATOU KECAMATAN LEWOLEMA). Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (911kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (574kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Ruron, Finfarida Jedo 2026 “Ritual Hode Nuke Sebagai Ungkapan Relasi Syukur Atas Makna Simbol Perayaan Syukur Masyarakat Lamatou Kecamatan Lewolema”. Skripsi Bidang Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing Dr. Anselmus Dore Woho Atasoge S.Fil.,M.Th.Kata kunci: Ritual Hode Nuke, Makna Simbolik Perayaan Syukur Ritual Hode Nuke merupakan ekspresi relasi sakral masyarakat adat Lamatou, Kecamatan Lewolema, yang diwujudkan melalui ungkapan syukur atas tanah garapan yang dipersembahkan kepada leluhur serta Tanah Ekan sebagai pemilik semesta. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai mekanisme sosial yang meneguhkan identitas, peran, dan hakikat hidup bersama dalam kesatuan komunitas (Lewo). Hode Nuke mengandung prinsip
syukur terhadap tanah, pembentukan ikatan sosial melalui peran kolektif, serta penguatan nilai persatuan dan kesetaraan, di mana setiap individu saling memperhatikan dalam semangat kebersamaan. Melalui ritual ini, masyarakat
menyatu dengan sesama, leluhur, dan tanah ibu sebagai sumber kehidupan, sehingga tercipta kesuburan, berkat, dan keselamatan yang diyakini selaras dengan hukum kosmis.
Penelitian ini secara khusus mengkaji makna simbolik dan fungsi sosial ritual Hode Nuke dalam masyarakat adat Lamaholot di Lamatou. Tujuan penelitian adalah: (1) mengungkapkan makna simbol ritual Hode Nuke dengan menjelaskan nilai budaya, spiritual, dan kosmologi lokal yang terkandung dalam pelaksanaannya; serta (2) menilai relevansi ritual Hode Nuke sebagai kearifan lokal di tengah dinamika perubahan sosial, dengan menelusuri keberlanjutan
tradisi dan tantangan pewarisan nilai budaya kepada generasi muda dalam konteks modernisasi dan transformasi budaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan fokus pada fenomena simbolik dan fung
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ritual Hode Nuke, Makna Simbolik Perayaan Syukur |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 00:52 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 00:52 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/606 |

