SATO, HENDRIKA (2026) MAKNA ESKATOLOGIS RITUS WOKA SALIB DAN MANFAAT BAGI PENGEMBANGAN IMAN UMAT DI STASI SANTO YOSEP LENGKOSAMBI UTARA PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS BEKEK. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (990kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (816kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
Sato, Hendrika. 2025.” Makna Eskatologis Ritus Woka Salib dan Manfaat Bagi Pengembangan Iman Umat di Stasi Santo Yosep Lengkosambi Utara Paroki Santo Petrus dan Paulus Bekek” . Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing Dr. Yosep Aurelius Woi Bule, S.Fil.,Lic.Th
Kata Kunci: Eskatologis, Woka Salib, Pengembangan iman
Skripsi ini berjudul “ Makna Eskatologis Ritus Woka Salib dan Manfaat Bagi Pengembangan Iman Umat di Stasi Santo Yosep Lengkosambi Utara Paroki Santo Petrus dan Paulus Bekek” . Topik penelitian ini dipilih karena ritus woka salib ini
menandakan kepergian jenasah yang telah meninggal pada hari ketiga sesudah kematian menuju kepada alam kehidupan baru bersama Sang Wujud Tertinggi (Mori Kraeng). Makna ini erat kaitannya dengan konsep eskatologis dalam Gereja
Katolik. Oleh karena itu, skripsi ini mengemukakan dua rumusan masalah, yaitu bagaimanakah makna eskatologis ritus woka salib dalam Gereja Katolik dan bagaimanakah manfaatnya bagi pengembangan iman umat. Selanjutnya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna eskatologis ritus woka salib dan mengetahui manfaat bagi pengembangan iman umat di Stasi Santo Yosep Lengkosambi Utara, Paroki Santo Petrus dan Paulus Bekek. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Sumber
data diperoleh melalui tiga teknik, yakni observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis data kualitatif yang dilakukan dalam tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan hasil penelitian ini pertama, ritus woka salib memiliki makna eskatologis yakni ritus ini menghubungkan realitas kematian dengan pengharapan
akan kebangkitan melalui tindakan simbolis yaitu menanam salib yang mengingatkan bahwa melalui salib, kematian dikalahkan dan lokasi penanaman di rumah duka artinya menguatkan ikatan antara yang hidup dan yang meninggal
dalam perspektif iman, sekaligus menjadi pengingat visual akan janji kebangkitan. Kedua, manfaat bagi pengembangan iman umat dapat diketahui melalui tiga point yakni penguatan identitas sebagai umat beriman, ekaristi yang dikontekstualisasikan, dan eklesiologi yang hidup.Penelitian ini menyarankan agar ritus woka salib ini tetap dipertahankan demi pertumbuhkembangan iman umat terkait ekskatologis yang berakar dari konteks budaya lokal.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eskatologis, Woka Salib, Pengembangan iman |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 02:48 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/619 |

