CAESILIA, MELANIA REGINA (2026) PERSEPSI UMAT KATOLIK DAN ISLAM TENTANG MARIA SERTA RELEVANSINYA BAGI DIALOG KEHIDUPAN DI KELURAHAN ONEKORE KECAMATAN ENDE TENGAH. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (628kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Caesilia, Melania Regina. 2026: “Perspektif tentang Maria menurut Islam dan Katolik serta Relevansinya bagi Dialog Antar Iman di Kelurahan Onekore, Kecmatan Ende Tengah” Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi
Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing: Dr. Yosep Aurelius Woi Bule, S. Fil. Lic. Th Kata kunci : Maria (Maryam), Islam, Katolik, Dialog Kehidupan.Skripsi ini berjudul: “Perspektif tentang Maria menurut Islam dan Katolik serta Relevansinya bagi Dialog Kehidupan di Kelurahan Onekore, Kecmatan Ende
Tengah.” Topik ini dilatarbelakangi oleh konteks Muslim dan Katolik di Onekore yang sama sama memiliki bentuk penghormatan kepada Maria meski dengan cara yang berbeda-beda. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana persepsi Muslim dan Katolik tentang Maria dan apa relevansinya bagi dialog kehidupan Muslim dan Katolik di Kelurahan Onekore. Selanjutnya, tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui persepsi tentang Maria menurut Islam dan Katolik dan mengetahui relevansinya bagi dialog kehidupan di antara kedua agama tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh melalui tiga Teknik, yakni observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Hasil penelitiannya, pertama, baik Muslim maupun Katolik memiliki persamaan pemahaman terkait kehadiran Maria. Persamaan pemahaman tersebut adalah Maria itu pribadi yang suci, Maria memiliki sifat ketaatan mutlak, dan Maria menjadi teladan bagi umat beriman. Meskipun ada persamaan, terdapat juga perbedaan dalam hal ritual penghormatan. Katolik memiliki ritual penghormatan khusus sedangkan
Islam tidak ada. Kedua, persamaan pemahaman tentang Maria menjadikan kedua agama ini membangun dialog kehidupan. Dialog kehidupan yang dibangun bukan pada tataran debat teologis tetapi pada mentransformasikan nilai-nilai teologis yang sama tentang Maria melaui respons positif Muslim saat Katolik melakukan devosi dan prosesi patung Bunda Maria.
Kesimpulannya, persepsi bersama tentang Maria sebagai figur suci, taat, dan teladan telah menciptakan ruang empati dan kerja sama sosial. Penelitian ini menyarankan agar praktik toleransi aktif ini terus dipelihara, dikoordinasikan dengan
baik, dan dikembangkan sebagai studi khusus untuk pendidikan kerukunan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Maria (Maryam), Islam, Katolik, Dialog Kehidupan. |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:27 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:27 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/678 |

