KESULITAN-KESULITAN GURU DALAM MENERAPKAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SD KATOLIK PAAPINGGA

NANGGO, EDELBURGA (2026) KESULITAN-KESULITAN GURU DALAM MENERAPKAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DI SD KATOLIK PAAPINGGA. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (703kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (675kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK
Nanggo, Edelburga. 2026. “Kesulitan-kesulitan Guru dalam Menerapkan Pendekatan Deep Learning di SDK Paapingga”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.Pembimbing: Dr. Ignasius Suswakara, S. Fil., M. Th Kata Kunci: Pendekatan Deep Learning, Kesulitan Guru Pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam), yang diperkenalkan oleh
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, yang menekankan bahwa pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan sesuai tuntutan reformasi pendidikan abad ke-21. Di SDK Paapingga,penerapannya belum optimal karena banyak guru masih menggabungkan dengan
metode pembelajaran konvensional, yang memicu kesulitan seperti kurangnya pemahaman konsep, rancangan bahan ajar, pengelolaan waktu pembelajaran,minimnya pelatihan serta keterbatasan sarana dan prasarana. Rumusan masalah
dalam penelitian ini difokuskan pada kesulitan-kesulitan yang dialami guru dalam menerapkan pendekatan deep learning di SDK Paapingga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan guru dalam menerapkan pendekatan deep learning di SDK Paapingga. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di SDK Paapingga, dengan melibatkan 13 informan yang terdiri dari 1 kepala sekolah, 1 guru PAK, 6 guru kelas dan 5 siswa. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara dan
dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles & Huberman (reduksi, penyajian dan kesimpulan data) serta triangulasi sumber untuk validitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru belum komprehensif
terhadap prinsip deep learning; implementasi pembelajaran dengan pendekatan deep learning menggunakan metode seperti diskusi kelompok, project-based learning dan penggunaan teknologi seperti LCD dan laptop dengan respon siswa
positif. Kesulitan utama meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, minimnyapelatihan, waktu terbatas, kemampuan siswa yang beragam dan dukungan sekolah yang cukup.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pendekatan Deep Learning, Kesulitan Guru
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 02 Sep 2026 01:22
Last Modified: 02 Sep 2026 01:22
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/717

Actions (login required)

View Item
View Item