RESI, MARIA PRISCARIANI RATU (2026) PENERAPAN BONUM CONIUGUM SEBAGAI DASAR KESETIAAN SUAMI-ISTRI DI STASI KEDOBORO PAROKI SALIB SUCI MAUROLE. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (764kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Resi, Maria Priscariani Ratu. 2025. “Penerapan Bonum Coniugum Sebagai Dasar Kesetiaan Suami-Istri di Stasi Kedoboro Paroki Salib Suci Maurole”. Skripsi.
Program Studi Pendidikan Agama Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing Dr. Efraem Pea, Lic. Iur Can.
Kata Kunci: Bonum Coniugum, perkawinan Katolik, kesetiaan suami-istri, pendampingan pastoral, kehidupan keluarga.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas pastoral di Stasi St. Yoseph Kedoboro yang menunjukkan bahwa penghayatan ajaran Gereja tentang bonum coniugum sebagai tujuan perkawinan Katolik belum optimal. Berbagai persoalan rumah
tangga, seperti tekanan ekonomi, rendahnya komunikasi, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, serta pengaruh keluarga dan budaya patriarki, berdampak pada melemahnya kesetiaan dan keharmonisan hidup suami-istri. Kondisi ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara ajaran Gereja dan praktik kehidupan keluarga Katolik. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana penerapan bonum coniugum sebagai dasar kesetiaan suami-istri di Stasi St. Yoseph
Kedoboro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pasangan suami-istri memahami dan menghidupi nilai bonum coniugum dalam kehidupan perkawinan mereka serta peran Gereja dalam pendampingan pastoral keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas tiga kategori pasangan suami-istri, yaitu pasangan yang berpisah, pasangan yang suaminya merantau, dan pasangan yang tetap hidup
bersama meskipun mengalami konflik. Narasumber pendukung meliputi pastor paroki, ketua stasi, dan katekis. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan bonum coniugum memiliki dinamika yang berbeda pada setiap kategori pasangan. Pada pasangan yang berpisah, bonum coniugum tidak terwujud dalam kebersamaan hidup, namun tetap diupayakan melalui sikap saling menghormati martabat dan kesejahteraan pasangan. Pada pasangan yang suaminya merantau, bonum coniugum dihayati secara terbatas melalui komunikasi jarak jauh, tanggung jawab ekonomi, dan pendalaman iman. Sementara itu, pada pasangan yang tetap
hidup bersama meskipun mengalami konflik, bonum coniugum diwujudkan melalui dialog, kesabaran, pengampunan, dan kesetiaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bonum coniugum dapat diterapkan sebagai
proses dinamis dalam kehidupan perkawinan Katolik yang dipengaruhi oleh komitmen pasangan, kedewasaan iman, serta dukungan pastoral Gereja. Oleh karena itu, Gereja diharapkan semakin memperkuat pendampingan pastoral keluarga melalui pembinaan iman dan konseling keluarga yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bonum Coniugum, perkawinan Katolik, kesetiaan suami-istri, pendampingan pastoral, kehidupan keluarga. |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:58 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:58 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/723 |

