JINI, ANJELINA ROSARIO WAHYUNI (2026) PERAN SAKSI NIKAH DALAM VALIDITAS PERKAWINAN KATOLIK MENURUT KANON 1108 KHK 1983: DI STASI SALIB SUCI BUUNGENDA. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (9MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (921kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (7MB)
Abstract
ABSTRAK
Jini, Anjelina Rosario Wahyuni. 2026. ”Peran Saksi Nikah dalam Validitas Perkawinan Katolik menurut Kanon 1108 KHK 1983: di Stasi Salib Suci Buungenda”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.Pembimbing: Dr. Efraem Pea, Lic.Iur Can.
Kata Kunci: Saksi Nikah, Validitas Perkawinan, Kanon 1108 KHK 1983,Perkawinan Katolik.Perkawinan Katolik merupakan sakramen yang memiliki dimensi teologis, yuridis, dan pastoral, serta menuntun pemenuhan syarat-syarat sah sebagaimana diatur dalam Kitab Hukum Kanonik 1983. Salah satu syarat pokok validitas perkawinan Katolik menurut Kanon 1108 adalah bahwa perkawinan harus dilangsungkan di hadapan pelayan Gereja yang berwenang serta dua orang saksi. Kehadiran saksi nikah tidak hanya bersifat administratif, melainkan memiliki peran penting dalam menjamin keabsahan perkawinan dan mendukung kehidupan berkeluarga pasangan suami-istri. Namun, realitas pastoral di Stasi Salib Suci
Buungenda menunjukkan bahwa peran saksi nikah sering dipahami sebatas formalitas, saksi dipilih terutama berdasarkan kedekatan kekerabatan, status sosial, sehingga kurang dijalankan secara bertanggung jawab setelah perayaan
perkawinan.Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan masalah utama, yaitu Bagaimana peran saksi nikah dalam perkawinan Katolik menurut kanon 1108 KHK 1983 di Stasi Salib Suci Buungenda. Penelitan ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan peran saksi nikah dalam validitas perkawinan Katolik menurut Kanon 1108 Kitab Hukum Kanonik 1983 di Stasi Salib Suci Buungenda, Paroki St. Yosef Detusoko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas saksi nikah, pasangan suami-istri, pastor paroki, pengurus stasi, dan umat setempat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan saksi nikah umumnya didasarkan pada faktor kekerabatan dan status sosial, bukan pada kesiapan iman dan pemahaman akan Sakramen Perkawinan. Akibatnya, peran saksi nikah dalam tiga aspek.Aspek yuridis, Aspek Pastoral, Aspek sosial belum dijalankan secara optimal.Saran yang diajukan ialah Saksi nikah seharusnya dipersiapkan secara pastoral
agar mampu menjalankan perannya sebagai penjamin validitas perkawinan sekaligus pendamping iman bagi pasangan suami-istri dalam membangun kehidupan berkeluarga Katolik.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Saksi Nikah, Validitas Perkawinan, Kanon 1108 KHK 1983, Perkawinan Katolik |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:47 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/728 |

