HERA, BIBIANA (2025) PERTOBATAN EKOLOGIS MENURUT ENSIKLIK LAUDATO SI DAN RELEVANSINYA BAGI UPAYA PELESTARIAN HUTAN DI STASI SANTO BENEDIKTUS MULENG PAROKI SANTO HERMAN YOSEP BELOGILI KEUSKUPAN LARANTUKA. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (821kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (344kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (5MB)
Abstract
ABSTRAK
Hera, Bibiana. 2025. “Pertobatan Ekologis Menurut Ensiklik Laudato Si Dan
Relevansinya Bagi Upaya Pelestarian Hutan Di Stasi Santo Benediktus Muleng
Paroki Santo Herman Yosep Belogili Keuskupan Larantuka”. Skripsi. Program
Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Frederikus Dhedhu, Lic. Th
Kata kunci: Pertobatan, Pelestarian Hutan, Ekologis
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pertobatan ekologis
menurut Ensiklik Laudato Si sebagai upaya pelestarian hutan. Penelitian ini
menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan sumber data primer
yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan 14
orang umat yang terdiri dari 1 orang ketua stasi, 5 orang pengurus KBG, dan 8
orang umat Stasi Santo Benediktus Muleng Paroki Santo Herman Yosep Belogili
Keuskupan Larantuka. Temuan dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada
berbagai bentuk pertobatan ekologis yang dilakukan sebagai wujud pertobatan
ekologis terhadap hutan. Dalam Ensiklik Laudato Si Paus memberikan himbauan
tentang pentingnya pelestarian alam sebagai rumah kita bersama. Lingkungan
sebagai rumah kita bersama hendaknya harus dijaga, dirawat, dan dilestarikan.
Berbagai bentuk permasalahan ekologi seperti kerusakan hutan akibat manusia
yang lalai dalam memelihara lingkungan merupakan luka terhadap seluruh
makhluk ciptaan. Maka melalui Ensiklik Laudato Si, kita disadarkan untuk
melakukan pertobatan ekologis dan kembali bersekutu dengan alam semesta.
Pembahasan dalam penelitian ini menghasilkan beberapa catatan penting terkait
pertobatan ekologis yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus yang dilakukan
sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup khususnya hutan. Berkaitan dengan
hal itu, sebagian besar umat Stasi Santo Benediktus Muleng telah melalukan
pertobatan ekologis dimana umat telah merubah cara pandangnya tentang hutan.
Perubahan cara pandang tentang hutan ini dilakukan dengan upaya untuk
melestarikan kembali hutan yang telah gundul dengan menanam ganti pohon yang
telah ditebang. Dengan demikian maka lingkungan hutan tetap dilestarikan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertobatan, Pelestarian Hutan, Ekologis |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 00:11 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 00:11 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/298 |

