PERSEPSI UMAT KATOLIK TERHADAP SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI STASI WOLOMUKU PAROKI ROH KUDUS DETUKELI

NDAWO, MARIA SELVINA (2025) PERSEPSI UMAT KATOLIK TERHADAP SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI STASI WOLOMUKU PAROKI ROH KUDUS DETUKELI. Other thesis, STIPAR ENDE.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (834kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Ndawo Maria Selvina 2025. “Persepsi Umat Katolik Terhadap Sakramen
Pengurapan Orang Sakit di Stasi Wolomuku Paroki Roh Kudus Detukeli”. Skripsi.
Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Wilfridus Ferdinandus Beo Dey, S. Fil., M. Th
Kata Kunci: Sakramen Pengurapan Orang Sakit
Sakramen pengurapan orang sakit merupakan tanda dan sarana yang
mengungkapkan iman Gereja akan kerahiman Allah yang menyembuhkan dan
menyelamatkan. Penerimaan sakramen pengurapan orang sakit membawa orang
untuk memperoleh kesembuhan, penghiburan, suka cita yang berlimpah dan
damai sejahterah. Dalam sakramen ini seorang imam mengurapi orang sakit
dengan minyak khusus yang telah diberkati. Sakramen ini dapat diterima berkali�kali jika jatuh sakit lagi. Perlu disadari oleh umat bahwa Sakramen pengurapan
orang sakit, harus dipandang sebagai karya Allah yang menyembuhkan,
mengampuni dan menyelamatkan orang sakit serta mengimani sebagai jalan
menguduskan umat beriman yang sedang sakit. Di sini Allah-lah yang pertama�tama berperan bagi orang beriman Katolik yang sakit, baik untuk menyembuhkan
atau memanggil selama-lamanya kehadirat-Nya.
Namun dalam kenyataannya, persepsi umat katolik di Stasi Wolomuku
Paroki Roh Kudus Detukeli terhadap sakramen pengurapan orang sakit ini
berbeda-beda. Realita yang terjadi pada umat di Stasi Wolomuku Paroki Roh
Kudus Detukeli adalah persepsi sakramen hanya untuk orang yang menderita
sekarat atau di ambang kematian, persepsi umat terhadap sakramen pengurapan
orang sakit hanya bisa diterima sekali.
Berdasarkan realita di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian
tentang sejauh mana persepsi umat terhadap sakramen pengurapan orang sakit di
Stasi Wolomuku Paroki Roh Kudus Detukeli. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara
kepada Sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat Stasi
Wolomuku Paroki Roh Kudus Detukeli menyadari adanya sakramen pengurapan
orang sakit dalam gereja katolik tetapi umat merasa ragu dan berat hati untuk
menerima sakramen pengurapan orang sakit karena kurangnya pemahaman umat
terhadap sakramen pengurapan orang sakit.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Sakramen Pengurapan Orang Sakit
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 19 Jun 2026 02:54
Last Modified: 19 Jun 2026 02:54
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/329

Actions (login required)

View Item
View Item