Muwa, Agustina (2025) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN UMAT DALAM MENGHADIRI MISA HARI MINGGU DI STASI NGUSUMANA-KUASI PAROKI SANTO VINCENTIUS PALOTTI NGUSUMANA. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (909kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (753kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
Muwa, Agustina. 2024. “Analisis Faktor-Faktor Keterlambatan Umat Dalam
Menghadiri Misa Hari Minggu Di Stasi Ngusumana-Kuasi Paroki Santo
Vincentius Palotti Ngusumana”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan
Katolik. Sekolah Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Fansiskus Yance Sengga, S. Fil., Lic. Th
Kata Kunci: Misa hari Minggu, Keterlambatan dan Umat
Hari Minggu adalah hari yang dikuduskan Tuhan. Meskipun sesama umat lainnya
menganggap bahwa hari Minggu adalah hari istirahat, namun kekhasan hari
Minggu sebagai hari Tuhan yang tetap diimani umat kristiani. Hari Minggu
merupakan hari yang istimewa yang memiliki makna yang mendalam bagi
kehidupan beriman kristiani baik secara teologis maupun pastoral. Secara teologis,
umat beriman kristiani memaknai hari Minggu sebagai hari Tuhan Yesus bangkit.
Dimana umat diwajibkan menghadiri misa pada hari Minggu untuk
mengenangkan kembali misteri sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus.
Misa diartikan sebagai suatu bentuk doa bersama, yang merangkai beberapa ritus
yang menyatukan simbol, gerak, dan lagu. Penelitian ini untuk meneliti secara
mendalam tentang apa saja faktor-faktor keterlambatan umat dalam menghadiri
misa hari Minggu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor
yang menyebabkan keterlambatan umat dalam menghadiri misa hari Minggu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga carametode
pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian
yang diperoleh menunjukkan bahwa ada dua faktor yang menyebabkan
keterlambatan umat dalam menghadiri misa hari Minggu yaitu: faktor internal
seperti lupa dengan waktu yang telah disepakati, terbiasa datang terlambat, sering
mete atau begadang, telat bangun pagi sehingga terlambat mempersiapkan diri,
tidak ada dorongan dari keluarga serta masih mengerjakan pekerjaan yang lain
seperti pergi ke kebun atau sawah untuk melihat ternak yang ikat di kebun.
Sedangkan faktor eksternal seperti cuaca yang tidak memungkinkan seperti hujan
di pagi hari, urusan keluarga yang mendadak, tamu yang tak terduga datang dari
jarak jauh, anggota keluarga yang keadaannya tergangu seperti sakit yang harus
membutuhkan penanganan bidan dan faktor jarak tempuh dari rumah ke gereja
yang jauh dan tidak memiliki kendaraan pribadi seperti sepeda motor yang dapat
mengakibatkan terlambat ke Gereja dikarenakan harus berjalan kaki dengan jarak
rumah yang jauh dengan Gereja. Maka dengan ini peneliti memberikan saran
kepada seksi liturgi Stasi untuk bekerjasama dengan seksi liturgi paroki agar
dapat memberikan sosialisasi dan katekese kepada umat agar umat tidak terlambat
untuk menghadiri Misa hari Minggu.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Misa hari Minggu, Keterlambatan dan Umat |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 06:00 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 06:00 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/339 |

