MAKNA BELIS DALAM PRAKTIK KAWIN PINTAS DI KUASI PAROKI SANTO LUDGERUS TANALI

Laka, Ignasius Rapa (2025) MAKNA BELIS DALAM PRAKTIK KAWIN PINTAS DI KUASI PAROKI SANTO LUDGERUS TANALI. Other thesis, STIPAR ENDE.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (985kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (692kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK
Laka, Rapa Ignasius. 2025. “Makna Belis Terhadap Praktik Kawin Pintas Di
Kuasi Paroki Santo Ludgerus Tanali”. Skripsi. Program Studi Pendidikan
Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing Primiaty Natalia S. Kopong, SS., M.Dev.St.
Kata kunci: Belis, Kawin Pintas, Perkawinan
Secara umum, kawin pintas merupakan hubungan antara seorang laki-laki dan
perempuan yang sudah hidup bersama dalam satu rumah sebagai pasangan suami
istri tanpa pernikahan sah. Praktik kawin pintas sering terjadi karena untuk
menghindari proses urusan adat yang terlalu rumit dan harga belis yang terlalu
mahal. Kawin pintas juga dianggap melanggar norma adat dan agama karena tidak
didasarkan atas persetujuan dari orangtua, tetapi dilakukan atas dasar kemauan
pasangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana
pengaruh belis terhadap praktik kawin pintas. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan sumber data
primer. Sumber data primer didapatkan melalui wawancara, observasi dan
dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor utama
yang mendorong terjadinya praktik kawin pintas adalah harga belis yang terlalu
mahal. Dengan demikian disarankan agar dilakukan upaya untuk mengurangi
praktik kawin pintas dengan cara membuat suatu peraturan tentang pernikahan
resmi dan diberi sanksi bagi pasangan yang melanggarnya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Belis, Kawin Pintas, Perkawinan
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 22 Jun 2026 01:55
Last Modified: 22 Jun 2026 01:55
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/351

Actions (login required)

View Item
View Item