Nenge, Agustina (2025) KONSEP PERSEMBAHAN DALAM AGAMA KATOLIK DAN AGAMA HINDU SERTA RELEVANSINYA TERHADAP DIALOG ANTAR UMAT BERAGAMA DI PAROKI MARIA BUNDA SEGALA BANGSA NUSA DUA BALI. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (980kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (786kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (4MB)
Abstract
ABSTRAK
Agustina Nenge, 2025. Skripsi ini berjudul “Konsep Persembahan dalam agama
Katolik dan agama Hindu serta relevansinya terhadap dialog antar umat beragama
di Paroki Maria Bunda Segala Bangsa”. Program Studi Pendidikan Keagamaan
Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing: Dr. Anselmus Dore Woho Atasoge, S. Fil, M.Th
Kata Kunci: Persembahan, dialog,umat beragama
Dalam agama Katolik persembahan memiliki makna syukur dan pengorbanan
kepada Tuhan. Ini diwujudkan melalui Ekaristi, di mana roti dan anggur disucikan
menjadi tubuh dan darah Kristus, melambangkan pengorbanan-Nya bagi umat
manusia. Persembahan juga dalam bentuk uang dan barang yang diberikan untuk
keperluan Gereja. Sementara dalam agama Hindu persembahan dipandang
sebagai Yadnya, sebuah karya suci yang dilakukan dengan ikhlas dan tulus. Yadnya bukan hanya ritual semata, tetapi juga cara untuk mencapai keseimbangan
antara manusia, alam, dan Tuhan. Dalam agama Hindu persembahan diartikan
sebagai tanda penghormatan dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Konsep persembahan dalam kedua agama ini memiliki relevansi penting bagi
upaya membangun dialog antar umat beragama. Persembahan, sebagai bentuk
pengorbanan dan ungkapan rasa syukur, dan dapat menjadi jembatan untuk saling
memahami dan menghargai nilai-nilai spiritual yang dianut masing-masing
agama. Melalui dialog, umat Katolik dan umat Hindu dapat belajar tentang
persamaan dan perbedaan dalam cara mereka mengungkapkan rasa syukur dan
pengabdian kepada Tuhan. Dialog antar umat beragama yang didasari oleh
pemahaman tentang persembahan dapat mengurangi potensi konflik dan
meningkatkan toleransi di tengah masyarakat. Persembahan sebagai bentuk
pengorbanan dan sebagai ungkapan rasa syukur, dapat menjadi landasan untuk
membangun hubungan yang harmonis dan menghormati perbedaan antar umat
beragama. Peran konsep persembahan dalam agama Katolik dan Hindu sebagai
jembatan dialog antar umat beragama di Kompleks Puja Mandala secara khusus
dialog antara Agama Katolik di Paroki Maria Bunda Segala Bangsa dan umat
yang beragama Hindu di Pura Jagat Natha. Dialog yang dimaksudkan di sini
adalah dialog teologis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persembahan, dialog,umat beragama |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 03:45 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/357 |

