PERBANDINGAN PARTISIPASI UMAT DALAM RITUAL NGGUA BUDAYA LIO DAN EKARISTI DIKAMPUNG ADAT AEWORA

KELY, LEANDER KEVINRIANTO (2025) PERBANDINGAN PARTISIPASI UMAT DALAM RITUAL NGGUA BUDAYA LIO DAN EKARISTI DIKAMPUNG ADAT AEWORA. Other thesis, STIPAR ENDE.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (957kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (959kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Kely, Leander. 2024. “Perbandingan Ritual Nggua Budaya Lio dan Ekaristi di
Kampung Adat Aewora”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing: Dr. Anselmus Dore Woho Atasoge, S.Fil.,M.Th
Kata Kunci: Ritual Adat Nggua, Ekaristi
Ritual Nggua adalah tradisi adat masyarakat suku Lio di Ende, Flores, yang
menggambarkan hubungan manusia dengan leluhur dan alam. Ritual ini dipimpin
oleh para mosalaki (tokoh adat) dan biasanya berkaitan dengan siklus kehidupan
manusia, seperti kelahiran, kehidupan, dan kematian, serta aktivitas berladang
atau berkebun. Ritual Nggua Adat Ende Lio adalah tradisi sakral yang
mengajarkan rasa syukur, pengorbanan, dan kebersamaan. Nilai-nilai yang
terkandung dalam ritual ini tidak hanya memperkuat identitas budaya masyarakat
Ende Lio tetapi juga menghubungkan mereka dengan kekuatan spiritual yang
lebih besar. Sebagai tradisi yang kaya makna, Nggua menjadi jembatan antara
manusia, leluhur, dan alam. Ritual Nggua memiliki kekayaan nilai budaya yang
dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan partisipasi umat dalam perayaan
Ekaristi. Melalui inkulturasi, Gereja dapat menjembatani tradisi lokal dengan
ajaran Katolik tanpa kehilangan makna sakralnya. Dengan demikian, umat dapat
lebih memahami makna Ekaristi sebagai ungkapan syukur, kebersamaan, dan
penghormatan kepada Tuhan dalam konteks budaya mereka. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan apa itu Nggua dan Ekaristi, menjelaskan Nilai-nilai dan makna-makna apa saja yang terdapat di dalam ritus
Nggua dan menjelaskan persamaan dan perbedaan makna ritus Nggua dengan
Ekaristi. Dalam penelitian dengan rumusan bagaimana umat Aewora memaknai
acara adat Nggua dan Perayaan Ekaristi sebagai tradisi masyarakat lio dan Umat
Katolik? dalam kaitannya dengan Partisipasi umat. Peneliti menemukan bahwa
faktor penyebab partisipasi umat lebih tinggi di acara adat nggua dibandingkan
ekaristi yakni, dalam acara adat nggua terdapat denda adat yakni Poi, yang
langsung diberikan kepada yang melanggar atau yang tidak berpartisipasi. Sedangkan dalam perayaan ekaristi tidak ada sanksi kontan bagi yang
berpartisipasi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ritual Adat Nggua, Ekaristi
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 22 Jun 2026 04:22
Last Modified: 22 Jun 2026 04:22
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/360

Actions (login required)

View Item
View Item