Wake, Oktavianus (2025) PERAN KELUARGA TERHADAP PENDAMPINGAN IMAN ANAK DISABILITAS DALAM PENERIMAAN SAKRAMEN EKARISTI DI PAROKI HATI TERSUCI ST. PERAWAN MARIA MONI. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (666kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (408kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
Wake, Oktavianus. 2024. “Peran Keluarga terhadapa Pendampingan Iman Anak
Disabilitas Dalam peneriman Sakramen Ekaristi Studi Kasus Di “Paroki Hati
Tersuci Santa Perawan Maria Moni”. Skripsi, Program Studi Pendidikan
Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing: Albertus Magnus Rea, SS., M. Hum
Kata kunci: Disabilitas, Orang Tua, Ekaristi
Keluarga merupakan tempat berkembangnya anak. Keluarga menjadi tempat anak
bertumbuh baik secara fisik maupun imannya akan Kristus. Anak-anak yang
dkaruniakan Allah kadang kala tidak sama. Ada anak yang lahir dengan kondisi
fisik yang utuh, tetapi ada juga anak yang lahir berkebutuhan khusus. Semua anak
ini adalah anugerah Allah yang istimewah dan harus didampingi dalam hidupnya. Perkembangan anak berkebutuhan khusus harus diperhatiakn juga oleh orang tua. Perhatian mereka terutama pada pertumbuhan imannya yakni dengan ambil
bagian dalam penerimaan sakramen-sakramen, terutama sakramen ekaristi. Oleh
karena itu, peneliti mengambil judul Peran Keluarga terhadap Pendampingan
Iman Anak Disabilitas Dalam peneriman Sakramen Ekaristi Studi Kasus di Paroki
Hati Tersuci Santa Perawan Maria Moni. Tujuan penelitiannya dalah untuk
mengetahui peran orang tua dalam mendampingi anak disabilitas dalam menerima
sakramen ekaristi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Berdasarkan
penelitian diketahui bahwa orang tua berusaha untuk mendampingi anaknya
dalam semua hal, termasuk mendampingi mereka untuk menerima sakramen
ekaristi. Pendampingan ini dilakukan dengan cara mengajak mereka ikut berdoa di
KUB, melatih anak-anak berdoa, dan mengajak mereka untuk mengikuti perayaan
ekaristi. Hal yang belum menggembirakan adalah fungsionaris pastoral belum
terlibat dalam pendampingan anak-anak disabilitas. Peran mereka hanya terbatas
pada level administratif yakni ikut memberi rekomendasi ke paroki agar anak
yang bersangkutan dapat menerima sakramen ekaristi. Berdasarkan hal ini, maka
diharapkan fungsionaris pastoral dari tingkat KUB sampai tingkat paroki perlu
mebuat program khusus untuk mendampingi anak-anak disabilitas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disabilitas, Orang Tua, Ekaristi |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 02:58 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 02:58 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/372 |

