REGHA, KATHARINA (2024) PENGARUH POSISI DUDUK DALAM BERKATEKESE TERHADAP KEAKTIFAN UMAT DI KUB SANTO SEFERINUS STASI TURALOA PAROKI COR JESU WANGKA. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (941kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (476kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (5MB)
Abstract
ABSTRAK
Regha, Katharina. 2024. “Posisi Duduk dan Pengaruhnya Terhadap Katekese di
KUB St. Seferinus Stasi Turaloa Paroki Cor Jesu Wangka”. Program Studi
Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing Lelboy Viktoria, Lic. Theol
Kata kunci: katekese, posisi duduk (Guru Murid, Segi Empat, Setengah
Lingkaran, Lingkaran)
Katekese adalah penyampaian suara Allah kepada umat dan juga pendidikan
iman yang mengembara di tengah-tengah umat. Katekese juga dipahami sebagai
komunikasi iman dari umat, oleh umat dan bagi umat. Dalam kaitanya dengn
komunikasi antar para peserta katekese, penataan posisi duduk dalam katekese
merupakan bagian yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh seorang
fasilitator katekese. Penataan posisi duduk akan sangat mempengaruhi jalannya
sebuah katekese, terutama berkaitan dengan partisipasi semua peserta katekese.
Umat KUB St. Seferinus Stasi Turaloa Paroki CorJesu Wangka jarang
menerapkan posisi duduk yang baik dalam katekese. Rumusan masalah pada
penelitian ini yaitu bagaimana pengaruh posisi duduk terhadap proses keaktifan
umat dalam katekese umat. Dengan tujuan menjelaskan bentuk-bentuk posisi
duduk yang baik dalam berkatekese dan menjelaskan pengaruh posisi duduk bagi
umat dalam berkatekese. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode
kualitatif. Penulis menggunakan tiga instrumen utama sebagai sumber bukti yaitu,
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menemukan
bahwa umat jarang menggunakan posisi duduk guru dan murid, posisi duduk segi
empat dan posisi duduk setengah lingkaran. Hal ini disebabkan posisi duduk ini
selama proses katekese tidak berjalan secara aktif karena banyak umat yang tidak
serius mengikuti katekese. Selain itu, posisi duduk yang sering digunakan umat
dalam berkatekese ialah posisi duduk melingkar. Posisi duduk ini yang dianjurkan
Gereja dalam berkatekese karena posisi duduk ini berkaitan dengan tujuan
katekese yaitu kominiksai iman antar umat maka dengan menggunakan posisi
duduk melingkar umat dapat bebas mensharingkan pengalaman iman. Bukan
hanya saja fasilitator yang berperan tetapi umat juga terlibat aktif. Dengan
demikian, posisi duduk melingkar ialah posisi duduk yang baik dalam
berkatekese.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | katekese, posisi duduk (Guru Murid, Segi Empat, Setengah Lingkaran, Lingkaran) |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 01:46 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 01:46 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/421 |

