BUNGSU, BEATRISNA SAPUTRI (2024) PARTISIPASI ORANG MUDA KATOLIK DALAM KEGIATAN KEROHANIAN DI STASI SANTO STEFANUS PISE - HANGALANDE. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (989kB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (459kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Bungsu, Saputri Beatrisna. 2024. “Partisipasi OMK Dalam Kegiatan Kerohanian Di Stasi Santo Stefanus Pise-Hangalande”. Skripsi Program Studi Pendidikan
Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Yohanes Fransiskus Siku Jata, Lic.,Mat.Fam
Kata Kunci: Partisipasi, OMK, Kerohanian
Kenyataan yang terjadi di stasi Pise menunjukkan bahwa OMK di stasi Pise kurang berparrtisipasi dalam kegiatan kerohanian. Dari tahun ketahun peneliti
mengamati bahwa ketika ada kegiatan kerohanian seperti perayaan ekaristi, ibadat sabda, rekoleksi, katekese, doa pribadi doa bersama dan membaca sert merenungkan Kitab Suci, di situlah terlihat bahwa kehadiran atau partisipasi Orang Muda Katolik sangat minim.Kondisi yang demikian mendorong peneliti untuk mencari tahu tentang bagai mana partisipasi OMK dalam kegiatan kerohanian. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui partisipasi OMK dalam kegiatan kerohanian di stasi Santo Stefanus Pise-Hangalande. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara.Hasil penelitian yang didapat bahwa OMK di satasi Pise tidak terlibat aktif dalam
kegiatan kerohanian. Masalah yang menyebabkan OMK tidak terlibat dalam kegiatan kerohanian adalah pertama, OMK lebih mementingkan urusan pribadi. Kedua, kurang adanya dukungan dari orangtua. Ketiga, OMK lebih memilih menjadi penjaga parkir dari pada menjadi lektor dan anggota koor. Keempat,
OMK tidak tertarik dengan doa bersama. Kelima, pengaruh lingkungan yang membuat orang muda tidak terlibat.
Oleh karena itu saran yang dapat diajukan adalah Orang Muda Katolik, harus memiliki semangat dan memiliki kesadaran dari dalam diri orang muda yang menyangkut dengan kesadaran akan tugas dan tanggung jawab sebagai OMK, jangan hanya menyibukan diri dengan kesibukan pribadi saja, tetapi juga ingat dengan tugas dan tanggung jawab sebagai kelompok orang muda di stasi serta mengingatkan orang muda dengan partisipasi dalam segala kegiatan kerohanian yang menyangkut dengan Gereja.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Partisipasi, OMK, Kerohanian |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 03:41 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 03:41 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/459 |

