NAKASODA, MARIA SOVIANA NIKA (2024) TANGGAPAN PASTORAL TERHADAP PRAKTIK HIDUP BERSAMA SEBELUM MENIKAH DI STASI ST. ELISABETH PAGONG PAROKI ST. PERAWAN MARIA LA SALETTE LATO. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (304kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAK
Nakasoda, Maria Soviana Nika. 2024. “Tanggapan Pastoral Terhadap Praktik Hidup Bersama Sebelum Menikah Di Stasi Santa Elisabeth Pagong Paroki Santa Perawan Maria La Salette Lato”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan
Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Yohanes Fransiskus Siku Jata, Lic.Mat.Fam.
Kata Kunci: Perkawinan, Keluarga, Pastoral, Tanggapan PastoralHal yang melatarbelakangi peneliti memilih judul skripsi ini ialah adanya kenyataan tentang praktik hidup bersama sebelum menikah yang terjadi di Stasi
Santa Elisabeth Pagong, Paroki Santa Perawan Maria La Salette, Lato. Hal yang menarik perhatian peneliti ialah pasangan yang melakukan hidup bersama sebelum menikah adalah anggota Gereja Katolik; dan praktik itu bertentangan
dengan ajaran Gereja Katolik tentang perkawinan. Berdasarkan kenyataan itu, maka rumusan masalah adalah bagaimana tanggapan pastoral terhadap praktik hidup bersama sebelum menikah. Untuk menjawabi permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis tanggapan pastoral terhadap praktik hidup bersama sebelum menikah di Stasi Santa Elisabeth Pagong Paroki Santa Perawan
Maria La Salette Lato. Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif; dengan menggunakan teknik pengumpulan data:observasi, studi dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Pertama: Adanya upaya yang dilakukan oleh Dewan Pastoral Paroki, secara khusus Seksi Pastoral Keluarga Paroki dengan melakukan kunjungan ke rumah para pasangan yang hidup bersama sebelum menikah seraya memberikan
motivasi agar mereka segera mengurus pernikahan. Kedua: Pasangan hidup bersama sebelum menikah terus diajak untuk terlibat aktif dalam kegiatan Gereja dan kegiatan rohani lainnya. Ketiga: Adanya sanksi dari pemerintah bagi para
pasangan yang hidup bersama sebelum menikah yakni tidak diterbitkannya kartu keluarga bagi mereka. Saran yang dianjurkan ialah: Pertama: Dewan Pastoral Paroki Seksi Pastoral Keluarga terus meningkatkan pendampingan pastoral bagi keluarga-keluarga katolik dan orang muda katolik melalui pengajaran dan pembinaan, serta mencari solusi untuk permasalahan terkait pastoral keluarga di Stasi dan Paroki. Kedua: Keluarga yang hidup bersama sebelum menikah perlu
secara serius menanggapi ajakan dan maksud baik Dewan Pastoral Paroki agar segera mengurus perkawinan mereka, serta tetap terlibat dan aktif mengambil
bagian dalam kegiatan-kegiatan Gereja di Stasi dan Paroki.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkawinan, Keluarga, Pastoral, Tanggapan Pastoral |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 04:21 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 04:21 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/462 |

