SERAN, KUIRINUS (2024) ORANG MUDA KATOLIK DAN KETERLIBATANNYA DALAM MEMIMPIN IBADAT MINGGUAN DI STASI SANTO VINSENSIUS A PAULO PERENGATING. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB l.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB ll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
BAB lll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB lV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (518kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Seran, Kuirinus. 2024. “ORANG MUDA KATOLIK DAN
KETERLIBATANNYA DALAM MEMIMPIN IBADAT MINGGUAN DI
STASI SANTO VINSENSIUS A PAULO PERENGATING”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.Pembimbing Dr. Efraem Pea, S.Fil.,Lic.Iur.Can.Kata Kunci : Keterlibatan, OMK, Pemimpin Ibadat Mingguan OMK di stasi St. Vinsensius A Paulo Perengating diharapkan dapat terlibat secara aktif dalam kegiatan kerohanian di Gereja khususnya turut mengambil
bagian dalam menjadi pemimpin ibadat mingguan. Namun, ternyata OMK enggan mengambil bagian dalam kegiatan kerohanian di Gereja dan cenderung kurang melibatkan diri dalam ibadat mingguan. Hal ini disebabkan oleh rasa kurang percaya diri yang ada di setiap individu OMK dan kurangnya pendampingan dari pihak Gereja. Berdasarkan masalah tersebut, Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Keterlibatan Orang Muda Katolik Dalam Memimpin Ibadat Mingguan Di Stasi St. Vinsensius A Paulo Perengating dengan Tujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan OMK dalam kehidupan menggereja dan untuk mengetahui keterlibatan OMK dalam menjadi pemimpin Ibadat hari Minggu di Stasi St. Vinsensius A Paulo Perengating. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan teknik pengumpulan data yang digunakan, peneliti melakukan teknik analisis dengan menggunakan teknik Triangulasi. Berdasarkan
hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keterlibatan OMK dalam kegiatan kerohanian khususnya menjadi pemimpin ibadat mingguan di stasi yakni faktor 1. Rasa kurang percaya diri yang
ada dalam setiap individu OMK, 2. Pengurus stasi yang belum memberikan kepercayaan kepada OMK untuk menanggung liturgi pada hari minggu, dan 3. Kurangnya pelatihan khusus dari paroki kepada OMK tentang tata cara dalam memimpin ibadat sabda tanpa imam. Dari analisis data kesimpulan yang diperoleh adalah banyak OMK kurang melibatkan diri dalam kegiatan rohani di Gereja khususnya dalam menjadi pemimpin ibadat mingguan karena rasa kurang percaya diri yang ada dalam setiap individu OMK dan kurangnya pelatihan khusus bagi OMK tentang tata cara dalam memimpin ibadat. Oleh karena itu, penelitimemberikan saran baik kepada OMK untuk meningkatkan keterlibatannya dalam kegiatan rohani di Gereja khususnya menjadi pemimpin ibadat minngun di stasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keterlibatan, OMK, Pemimpin Ibadat Mingguan |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 00:44 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 00:44 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/477 |

