LURA, MARIA LUDGARDIS (2024) PERAN ORANG TUA SEBAGAI PENDIDIK IMAN ANAK DALAM KELUARGA DI STASI SANTA THERESIA PUUTUGA BERCERMIN DARI INJIL LUKAS 2:41-52. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB l.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB ll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8MB) | Request a copy
BAB lll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (670kB) | Request a copy
BAB lV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (656kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (9MB)
Abstract
ABSTRAK
Lura, L, Maria. 2023. “Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Iman Anak Dalam Keluarga Di Stasi Santa Theresia Puutuga Bercermin Dari Injil Lukas 2:41-52”.Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma
Reksa Ende.Pembimbing: Ignasius Suswakara, S.Fil.M.Th
Kata kunci: Orang tua, Pendidikan iman anak, Lukas 2:41-52
Orang tua adalah pendidik iman yang pertama dan utama bagi anak. Pendidikan iman yang dilakukan oleh orang tua adalah untuk menumbuhkan iman anak dengan selalu berusaha memelihara hubungan baik antara anak dengan Allah. Orang tua hendaknya meneyediakan waktu untuk membentuk anak menjadi pribadi-pribadi yang mengenal Allah. Hal ini membutuhkan kesabaran dan komitmen dari orang tua dalam mendidik
iman anak. Proses pembinaan ini dilakukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi anak menurut usianya sehingga anak dapat menerima dan memahami dengan
baik isi iman yang diajarkan. Kisah injil Lukas 2:41-52 menjadi contoh bagi para orang tua dalam mengembangkan iman anak yakni: orang tua perlu mengajak anak untuk berdoa dan beribadah baik secara pribadi maupun bersama, orang tua perlu mempunyai waktu untuk anak dan orang tua harus sabar dan komitmen dalam mendidik anak. Rumusan masalah dalam penelitin ini, bagaimana relevansi iman
dalam injil Lukas 2:41-52 terhadap peran orang tua dalam mengembangkan iman anak dalam keluarga di Stasi Santa Theresia Puutuga. Dengan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui relevansi iman dalam injil Lukas 2:41-52 terhadap peran orang tua dalam mengembangkan iman anak dalam keluarga di Stasi Santa Theresia Puutuga dan untuk mengetahui peran orang tua dalam mengembangkan iman anak dalam keluarga. Penelitian ini dilakukan di Stasi Santa Theresia Puutuga dengan subjek penelitian ialah orang tua, anak dan ketua KUB. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan cara teknik pengumpulan data yakni
wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian yang didapat yaitu orang tua menyadari peran mereka sebagai pendidik iman yang pertama dan utama dalam keluarga, namun pendidikan iman
yang dilakukan oleh orang tua belum maksimal karena orang tua sibuk dengan pekerjaan masing-masing, sehingga pendidikan iman dalam keluarga seperti berdoa,mengajarkan anak membaca Kitab Suci, mengajak anak mengikuti perayaan ekaristi, dan waktu bersama dengan anak-anak jarang dilakukan, bahkan orang tua seringkali menggunakan kekerasan dalam mendidik anak-anak.Oleh karena itu saran yang diajukan ialah orang tua harus memperhatikan pendidikan
iman sejak dini dalam keluarga sehingga iman anak terus bertumbuh dan berkembang dan juga untuk anak-anak harus mampu menghormati dan menghargai orang tua, juga
bagi ketua KUB hendaknya melaksanakan kegiatan bimbingan yang kemudian ditindak lanjuti dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menunjang perkembangan iman anak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Orang tua, Pendidikan iman anak, Lukas 2:41-52 |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:57 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:57 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/489 |

