POLA PENDEKATAN GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS

Jami, Hendrikus (2023) POLA PENDEKATAN GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS. Diploma thesis, STIPAR ENDE.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB  II] Text (BAB II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (874kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (792kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf

Download (355kB)

Abstract

Jami Hendrikus. 2023. “Pola Pendekatan Guru dan Pengaruhnya Terhadap Proses
Belajar di Kelas (Studi Kasus di SDK Konga)”. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Remigius Missa, Lic.
Kata Kunci: guru, pendekatan, belajar dan mengajar
Pendekatan guru merupakan cara atau perbuatan mendekati yang
dilakukan oleh guru terhadap peserta didik di dalam kelas untuk menciptakan
proses belajar yang efektif dan efisien. Di dalam kelas guru menggunakan
pendekatan yang berbeda-beda dan hal ini juga dipengaruhi oleh karakter dan
perilaku dari guru tersebut ketika berada di dalam kelas. Guru SD Katolik guru
digolongkan menjadi dua yakni guru yang dinilai toleran terhadap peserta didik
dan guru yang otoriter ketika berada di dalam kelas. Berdasarkan pendekatan yang
berbeda oleh guru tersebut di kelas membawa dampak yang berbeda terhadap
peserta didik dan proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana pendekatan guru di kelas dan pengaruhnya terhadap proses belajar.
Proses belajar di sini meliputi suasana kelas, partisipasi dan keaktifan siswa serta
bagaimana respon siswa ketika berada di dalam kelas tersebut. Dari hasil
wawancara dengan narasumber bahwa di kelas guru yang otoriter dan guru yang
toleran mempunyai pendekatan yang berbeda serta membawa dampak yang
berbeda terhadap peserta didik dan proses belajar di kelas.Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Penelitian ini dihasilkan dari pengumpulan data-data dalam bentuk kata-kata.
Untuk memperoleh data tersebut peneliti menggunakan beberapa teknik
pengumpulan data yakni metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukan bahwa pendekatan guru di kelas sangat berpengaruh
terhadap proses belajar. Guru yang dinilai toleran mampu membuat siswa
berpartisipasi lebih aktif dan proses belajar di kelas berjalan lebih efektif karena
menggunakan pendekatan individu, guru tersebut mampu memahami peserta
didik secara pribadi serta mampu mengendalikan setiap situasi yang terjadi di
kelas dengan cara yang bijaksana. Sedangkan guru otoriter yang sering
menggunakan pola asuh otoriter di kelas membawa dampak terhadap peserta didik
dan proses belajar yakni siswa menjadi pasif, takut kepada guru, menurunya
semangat belajar, kurang percaya diri, serta sikap lebih mudah agresif hal ini juga
berpengaruh terhadap karakter peserta didik. Dengan demikian guru perlu
mempertimbangkan pendekatan yang dilakukan di kelas dengan cara melakukan
pendekatan yang baik dan bijaksana.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Divisions: Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 16 Mar 2026 05:19
Last Modified: 16 Mar 2026 05:19
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/154

Actions (login required)

View Item
View Item