Relo, HelenaRosina (2023) DAMPAK KONVERSI AGAMA TERHADAP RELASI SOSIAL MUSLIM DAN KATOLIK DI DESA NGALUPOLO KECAMATAN NDONA. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak.pdf
Download (2MB)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (974kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (620kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (723kB)
Abstract
Relo, Helena Rosina. 2023. “Dampak Konversi Agama Terhadap Relasi Sosial
Muslim dan Katolik di Desa Ngalupolo Kecamatan Ndona”. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing Dr. Yosep Aurelius Woi Bule, S. Fil. Lic
Kata Kunci: Konversi agama, Dampak, Relasi sosial
Penelitian ini berjudul “Dampak Konversi Agama Terhadap Relasi Sosial
Muslim dan Katolik di Desa Ngalupolo Kecamatan Ndona”. Topik penelitian ini
bertolak dari fenomena konversi agama yang bukan hanya memberikan
kenyamanan bagi konversan tetapi juga menimbulkan ketegangan yang berdampak
pada relasi antara Muslim dan Katolik di Desa Ngalupolo. Oleh karena itu, skripsi
ini mengemukakan satu rumusan masalah, yaitu bagaimanakah dampak dari
konversi agama bagi relasi sosial Muslim dan Katolik di Desa Ngalupolo.
Selanjuntya, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dampak dari konversi
agama bagi relasi sosial Muslim dan Katolik di Desa Ngalupolo.
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Data-data
penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan
datanya menggunakan tiga teknik, yakni observasi, wawancara mendalam, dan
studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis data kualitatif.
Adapun temuan hasil penelitan pertama, konversi agama memupuk kohesivitas
sosial. Kohesivitas sosial ini dapat dilihat dari konversan yang merasa nyaman
dalam menjalankan ibadah serta merasa nyaman dalam membangun interaksi
dengan sesama penganut agama barunya serta tetap merasa diterima oleh keluarga
dan masyarakat penganut agama terdahulunya meskipun konversan tidak
menginformasikan terlebih dahulu kepada keluarganya bahwa akan pindah agama.
Selain itu, dengan adanya konversi agama di Desa Ngalupolo maka terjalinlah
wurumana baru antara keluarga penganut agama terdahulu dan keluarga penganut
agama baru. Kedua, adanya ketegangan di antara kedua belah pihak. Terjadi
ketegangan antara konversan dengan kelompok agama terdahulu serta antara
masyarakat agama terdahulu konversan dengan masyarakat penganut agama baru
konversan. Ketegangan ini terjadi karena ada penolakan dan ketidakpuasan dari
kedua kelompok agama. Penolakan dan ketidakpuasan tersebut akhirnya
menimbulkan ketidakharmonisan dalam berelasi.
Berhadapan dengan fenomena konversi agama ini, maka peneliti menyarankan
agar konversan, keluarga serta masyarakat tetap saling menjaga hubungan yang
baik dengan keluarga walaupun sudah berbeda keyakinan. Konversi tidak dilihat
sebagai suatu peristiwa kehilangan penganut agama sehingga berdampak pada
tindakan-tindakan penolakan yang mengganggu keharmonisan hidup bersama.
Konversi agama harus dipahami sebagai sebuah bentuk penghargaan dan
penghormatan terhadap hak dan kebebasan beragama seseorang
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Divisions: | Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 01:41 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 01:41 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/156 |

