Gago, yomartuskaro (2026) PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA PELAJARAN AGAMA KATOLIK SISWA KELAS III DI SDK EKOAE. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
COVER.pdf
Download (2MB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (287kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (841kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (294kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (507kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (208kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (215kB)
Abstract
Gago, yomartus karo. 2026 “Penerapan metode Role Playing untuk
meningkatkan kemampuan berbicara pada pelajaran Agama Katolik siswa
kelas III SDK ekoae”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan
Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing: Maria Yulita C.AGE, S. Pd., M.Pd
Kata kunci: Metode Role Playing, Pendidikan Agama Katolik
Metode role playing adalah metode pembelajaran yang mengajak
siswa untuk memainkan peran tertentu sesuai dengan skenario
pembelajaran. Metode ini memberikan pengalaman belajar langsung
kepada siswa melalui aktivitas bermain peran, sehingga siswa dapat
berlatih berbicara, berinteraksi, dan mengekspresikan diri dalam suasana
yang menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menggunakan
pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua
siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara
siswa melalui penerapan metode role playing pada pembelajaran
Pendidikan Agama Katolik siswa kelas III SDK Ekoae. 1) Untuk mengetahui
penerapan metode Role Playing dalam meningkatkan kemampuan
berbicara siswa kelas III SDK Ekoae. 2) Untuk menganalisis proses
peningkatan kemampuan berbicara siswa, termasuk aspek kelancaran, intonasi dan akspresi, selama penerapan metode Role playing
berlangsung. Kemampuan berbicara merupakan keterampilan penting
yang mendukung keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa
dalam menyampaikan gagasan secara lisan. Namun, berdasarkan
observasi awal, kemampuan berbicara siswa masih rendah, ditandai
dengan kurangnya keberanian berbicara, lafal yang belum jelas, serta
kelancaran berbicara yang terbatas. Kondisi ini disebabkan oleh
penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat monoton dan
kurang melibatkan siswa secara aktif. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa kemampuan
berbicara siswa mulai mengalami peningkatan, namun belum mencapai
ketuntasan secara klasikal. Dari 13 siswa, sebanyak 8 siswa (61%) telah
mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara 5 siswa (39%)
belum tuntas. Refleksi pada siklus I menunjukkan perlunya perbaikan
v
dalam pengelolaan kelas dan pemberian motivasi kepada siswa. Pada
siklus II, setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, hasil menunjukkan
peningkatan yang signifikan. Sebanyak 11 siswa (85%) telah mencapai
KKM, dengan peningkatan pada aspek lafal, kejelasan bahasa, dan
kelancaran berbicara. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan
bahwa penerapan metode role playing efektif dalam meningkatkan
kemampuan berbicara siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama
Katolik di kelas III SDK Ekoae.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Divisions: | Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 04:50 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 04:50 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/201 |

