Rendar, Makarius (2024) UPAYA PENGUATAN KOMPETENSI JPA DALAM PENDAMPINGAN SEKAMI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN ANAK SEKAMI DI STASI SANTO ARNOLDUS JANSSEN WOLOWONA. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB l.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB ll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB lll.pdf
Restricted to Registered users only
Download (599kB) | Request a copy
BAB lV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (350kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (6MB)
Abstract
ABSTRAK
Rendar, Makarius. 2024. “Upaya Penguatan Kompetensi JPA Dalam Pendampingan Sekami Untuk Meningkatkan Keaktifan Anak Sekami Di Stasi Santo Arnoldus Janssen Wolowona”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.Pembimbing Yohanes Baptista Aloysius Kotten, M. Sc.Kata Kunci : Sekami, JPA, Pola Pendampingan Stasi St. Arnoldus Jansen Wolowona memiliki kelompok kegitan Sekami yang aktif di setiap minggu. Kegiatan Sekami ini, diharapkan dapat melibatkan banyak anak-anak Sekami dan JPA. Namun, anak–anak Sekami kurang aktif dalam kegiatan Sekami. Hal ini disebabkan oleh pola pendampingan yang belum sepenuhnya tepat dan benar.Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalah dari penelitian ini yaitu Bagaimana upaya penguatan kompetensi JPA dalam pendampingan Sekami untuk meningkatkan keaktifan anak sekmai di Stasi St. Arnoldus Janssen Wolowona dengan tujuan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan dalam memperkuat kompetensi JPA dalam pendampingan Sekami dan
untuk meningkatkan keaktifan anak Sekmai di Stasi St. Arnoldus Janssen Wolowona. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan
teknik pengumpulan data yang digunakan, penulis melakukan teknik analisis dengan menggunakan teknik Tringulasi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa JPA tidak menerapkan pola pendampingan berdasarkan empat
tugas utama yaitu menjadi MC, Katekis Junior, Pencerita, Animator animatris untuk anak Sekami. Dari analisis data, kesimpulan yang di peroleh adalah kurangnya keaktifan anak Sekami ialah karena pola pendampingan yang belum tepat dan efektif. Oleh karena itu penulis memberikan saran kepada para pendamping dan JPA untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan menerapkan pola pendampingan yang tepat. Selain itu, mereka juga haru berperilaku positif, memberikan motivasi, mendengarkan dan menghindari perilaku kasar. Dengan demikian, diharapkan keaktifan anak-anak Sekami di Stasi St. Arnoldus Janssen Wolowona dapat meningkat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sekami, JPA, Pola Pendampingan |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 01:30 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 01:30 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/516 |

