BHALA, FLORENTINA (2026) ANALISIS PERBEDAAN FAKTOR PENYEBAB PUTUS SEKOLAH ANTARA ANAK PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI DI DESA PERSIAPAN KEZEWEA I KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (853kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (850kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Bhala, Florentina. 2026. “Analisis Perbedaan Faktor Penyebab Putus Sekolah Antara Anak Perempuan dan Anak Laki-Laki di Desa Persiapan Kezewea I, Kecamatan Golewa Selatan,Kabupaten Ngada”. Skripsi. ProgramStudi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.Pembimbing: Dr. Norbertus Labu, S. Fil., M.Si.Kata Kunci: Putus sekolah, Pendidikan, Gender, Anak perempuan dan laki-laki.
Penelitian ini mengambil topik tentang analisis perbedaan faktor penyebab putus sekolah antara anak perempuan dan laki-laki di Desa Persiapan Kezewea I Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka putus sekolah di wilayah pedesaan serta adanya kecenderungan perbedaan penyebab putus sekolah antara anak perempuan dan anak laki-laki yang dipengaruhi oleh kondisi sosial, ekonomi, dan
budaya masyarakat setempat. Fenomena yang menunjukkan permasalahan tersebut terlihat dari data Desa Persiapan Kezewea I yang mencatat sebanyak 13 anak putus sekolah pada periode 2020–2025, dengan jumlah anak perempuan lebih banyak dibandingkan anak laki-laki. Kondisi ini terjadi meskipun sarana pendidikan formal telah tersedia dari jenjang sekolah dasar hingga menengah. Selain itu, faktor jarak sekolah, kondisi ekonomi keluarga, rendahnya motivasi belajar, pengaruh lingkungan, serta kuatnya budaya dan pembagian peran gender dalam masyarakat turut memperkuat terjadinya putus sekolah. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah yang digali dalam penelitian ini adalah bagaimana perbedaan faktor penyebab putus sekolah antara anak perempuan dan anak laki-laki di Desa Persiapan Kezewea I. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perbedaan faktor-faktor penyebab putus
sekolah pada anak perempuan dan anak laki-laki agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai realitas pendidikan anak di desa tersebut. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan
melibatkan anak perempuan dan anak laki-laki yang putus sekolah, orang tua, guru, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menggunakan teknik
triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan faktor penyebab putus sekolah antara anak perempuan Dan anak laki-laki. Anak perempuan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor jarak sekolah, budaya dan peran domestik, kurangnya dukungan keluarga, pergaulan, serta pernikahan dini. Sementara itu, anak laki-laki cenderung putus sekolah karena faktor ekonomi, tuntutan untuk bekerja membantu orang tua, tekanan
lingkungan, dan rendahnya kemampuan akademik. Dengan demikian, upaya pencegahan putus sekolah memerlukan perhatian yang responsif gender dan kerja sama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putus sekolah, Pendidikan, Gender, Anak perempuan dan laki-laki. |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 01:03 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 01:03 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/607 |

