Naga, YordanusSaksonia (2023) MODERASI BERAGAMA SEBAGAI KUNCI TERWUJUDNYA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI NANGAKEO DESA BHERAMARI. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
abstrak.pdf
Download (2MB)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (454kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (354kB)
Abstract
Naga, Yordanus Saksonia. 2023, “Moderasi beragama sebagai kunci kerukunan hidup antar umat beragama di wilayah Nangakeo kecamatan Nangapanda Desa Bheramari”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing : Dr. Efraem Pea, Lic. Lur. Can
Kata kunci : Moderasi dan Kerukunan
Hal yang mendorong peneliti melaksanakan penelitian ini adalah semakin memudarnya kehidupan yang rukun dalam wilayah Desa Bheramari Nangakeo saat ini. Hal yang menarik perhatian peneliti adalah kerukunan yang sebenarnya harus dijaga dalam wilayah Nangakeo Desa Bheramari untuk menjaga hubungan
kekeluargaan dan persaudaraan akhirnya perlahan mulai memudar.
Atas dasar itu, maka rumusan masalahnya adalah: pertama, Bagaimana pelaksanaan moderasi beragama di Nangakeo Desa Bheramari agar menjaga kerukunan hidup antar umat beragama; kedua, Mengapa dibutuhkan moderasi beragama di Nangakeo untuk menjaga kerukunan hidup antar umat beragama.
Untuk menjawabi permasalahan tersebut, tujuan penelitian adalah: Pertama, Untuk mengetahui bagaimana cara pelaksanaan moderasi beragama yang dilakukan di Desa Bheramari Nangakeo dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, Kedua,. Untuk mengetahui pentingnya moderasi beragama yang diterapkan di Desa Bheramari Nangakeo Untuk mencapai tujuan ini maka peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan cara teknik pengumpulan data yakni observasi, studi
dokumentasi dan wawancara.
Setelah melaksanakan penelitian, hasil temuannya ialah: Setelah melakukan penelitian, hasil temuannya adalah pelaksanaan moderasi yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kerukunan hidup beragama di Nangakeo Desa Bheramari adalah dengan kerjasama, gotong royong, saling
menghargai, saling menghormati. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga keutuhan hubungan persaudaraan dan kekeluargaan serta merawat kearifan budaya lokal di wilayah setempat. Terdapat juga faktor-faktor yang membuat pelaksanaan
moderasi itu memudar adalah akibat dari pengaruh-pengaruh luar yang masuk ke wilayah setempat dan melakukan provokasi ataupun orang dalam yang pulang merantau dan sudah menganut kepercayaan lain lalu menghasut keluarga mereka untuk mengikuti keyakinan yang dianutinya di perantauan, serta anak-anak yang disekolahkan di pesantren akibat jarang bergaul akhirnya menghasut keluarga mereka untuk tidak begaul dengan sesame yang berbeda keyakinan, dan berbicara
buruk tentang agama-agama lain.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Divisions: | Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 03:36 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/61 |

