Naga, YohanaPutri (2023) PELAKSANAAN PASTORAL KELUARGA PASCA NIKAH DI PAROKI SANTO YOSEF ONEKORE. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak.pdf
Download (2MB)
bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (554kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (735kB)
Abstract
Naga, Yohana Putri. 2023. “Pelaksanaan Pastoral Keluarga Pasca Nikah Di Paroki Santo Yosef - Onekore”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik.
Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Yohanes Fransiskus Siku Jata, Lic. Mat.Fam.
Kata Kunci: Perkawinan, Keluarga, Pastoral Pasca Nikah, dan Faktor Pengaruh Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa pendampingan keluarga pasca nikah di Paroki St. Yosef Onekore belum berjalan secara optimal.
Hal menarik yang menjadi perhatian peneliti adalah fakta bahwa banyak program yang direncanakan, tidak berjalan sesuai harapan. Seksi Pastoral Keluarga menyadari pentingnya pendampingan keluarga pasca menikah namun realisasi
pelaksanaan program belum optimal.
Atas dasar hal tersebut, maka rumusan masalahnya adalah apa saja faktor-faktor yang memengaruhi sehingga pendampingan bagi suami istri pasca nikah di Paroki Santo Yosef Onekore belum dijalankan secara optimal.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan keterangan tentang faktor�faktor yang memengaruhi sehingga pendampingan bagi suami istri pasca nikah di Paroki Santo Yosef Onekore belum dijalankan secara optimal.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data yakni observasi, studi dokumentasi, dan wawancara.
Hasil penelitian memperlihatkan beberapa faktor yang memengaruhi kurang optimalnya pendampingan keluarga pasca menikah sebagai berikut:
Pertama, faktor-faktor yang berasal dari Seksi Pastoral Keluarga Paroki adalah kurangnya koordinasi kerja, tidak bisa meninggalkan pekerjaan pokok, tidak
melaksanakan fungsi tugas secara konsekuen, metode pendampingan yang tidak menarik, dan belum adanya panduan pendampingan. Kedua, Faktor-faktor yang berasal dari pasangan suami istri adalah belum adanya pemahaman yang baik
tentang pentingnya pendampingan setelah menikah, adanya perasaan malu terlibat dalam pendampingan karena takut persoalannya diketahui orang lain, dan kalau
harus memilih antara mengikuti pendampingan atau pekerjaan sendiri, lebih memilih untuk mengurus pekerjaan sendiri.
Saran yang dianjurkan peneliti adalah Seksi Pastoral Keluarga Paroki perlu membangun komunikasi dan kerjasama dengan sesama anggota seksi dan pengurus lingkungan serta komunitas umat basis dalam perencanaan dan
pelaksanaan program kerja, perlu merancang kegiatan secara rutin dan kreatif, dan terus melakukan penyadaran bagi suami istri demi menarik minat pasutri untuk mengambil bagian dalam kegiatan pendampingan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Divisions: | Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 03:49 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 03:49 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/62 |

