WHATSAPP SEBAGAI MEDIA SOSIAL DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEWARTAAN(STUDI KASUS DI KALANGAN MAHASISWA STIPAR ENDE)

NONA, MARIA OLFIANA (2026) WHATSAPP SEBAGAI MEDIA SOSIAL DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEWARTAAN(STUDI KASUS DI KALANGAN MAHASISWA STIPAR ENDE). Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (417kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK
Nona, Maria Olfiana. 2026. “WhatsApp Sebagai Media Sosial Dan Pemanfaatanya Dalam Pewartaan (Studi Kasus: Di Kalangan Mahasiswa Stipar Ende)”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Sekolah Tinggi Pastoral Atma
Reksa Ende.Pembimbing: Damianus Dionisius Nuwa, S. Fil., M.Th Kata Kunci: WhatsApp, Media sosial, Pewartaan, Mahasiswa.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial, khususnya WhatsApp, sebagai platform digital yang memberikan peluang bagi Gereja dalam karya pewartaan injil. Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende,
sebagai calon katekis dan agen pastoral, memiliki peran strategis untuk mengintegrasikan teknologi moderen dalam misi pewartaan di tengah umat.Namun, realitas menunjukan pemanfaatan WhatsApp untuk kepentingan pastoral
masih belum optimal.Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana mahasiswa Stipar Ende memanfaatkan WhatsApp sebagai media pewartaan. Tujuan penelitian ini adalah
untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya penggunaan WhatsApp sebagai sarana pewartaan. Penelitian ini merujuk pada prinsip dokumen Inter Mirifica mengenai penggunaan media komunikasi sosial untuk keselamatan
manusia.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan studi kasus dengan metode deskriptif. Instrumen pengumpulan data meliputi wawancara dan studi dokumen terhadap mahasiswa semester 1, 3, dan 5 di lingkungan kampus
Stipar Ende. Teknik analisis data dilakukan untuk meninterpretasikan penggunaan media digital dalam konteks pendidikan keagamaan.Hasil penelitian menunjukan beberapa kendala, yaitu kurangnya kesadaran mahasiswa akan potensi WhatsApp sebagai media pewartaan, kesulitan dalam menciptakan konten rohani yang menarik, serta kecenderungan menggunakan WhatsApp untuk keperluan pribadi. Sebagian besar mahasiswa masih pasif dalam membagikan pesan iman seperti renungan atau bacaan rohani melalui fitur status maupun grup WhatsApp.Simpulan penelitian ini menekankan bahwa mahasiswa Stipar Ende perlu meningkatkan kompetensi digital mereka, agar mampu menjadi saksi kristus yang efektif di dunia maya. Penulis menyarankan agar institusi memberikan panduan praktis dan pelatihan pembuatan konten kreatif bagi mahasiswa. Hal ini diharapkan dapat mendukung strategi pastoral Gereja yang lebih relevan di era digital saat ini

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: WhatsApp, Media sosial, Pewartaan, Mahasiswa
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 22 Aug 2026 02:18
Last Modified: 22 Aug 2026 02:18
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/662

Actions (login required)

View Item
View Item