Sare, Wilfrida (2023) TANGGAPAN PARA PASUTRI TENTANG KEGIATAN KATEKESE KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN (KPP) BAGI UMAT DI STASI SANTO PAULUS AEKORO – KUASI PAROKI SANTO MARTIN DE PORES NUABOSI ENDE. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak..pdf
Download (2MB)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (753kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (586kB)
Abstract
Sere, Wilfrida. 2023. “Tanggapan Para Pasutri Tentang Kegiatan Katekese Kursus Persiapan Perkawinan Bagi Umat di Stasi St. Paulus Aekoro – Kuasi Paroki St. Martin
de Pores Nuabosi”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Wilfridus Ferdinandus Beo Dey, S.Fil.,M.TH
Kata Kunci: Katekese Kursus Persiapan Perkawinan.
Katekese Kursus persiapan perkawinan sangat penting bagi kehidupan keluarga, karena pelayanan pastoral ini menanamkan makna, tujuan, sifat dan martabat perkawinan
dan hidup berkeluarga berdasarkan ajaran iman katolik kepada calon sami-istri. Melalui pelayanan ini, Gereja ingin melindungi dan menjaga kesucian serta martabat perkawinan
sebagai sakramen. Fenomena yang terjadi di stasi St. Paulus Aekoro adalah pandangan para pasutri Katolik yang tidak aktif dalam mengikuti katekese kursus persiapan perkawinan
dan pasutri yang mengikuti katekese kursus persiapan perkawinan Katolik . Bertolak dari fakta ini maka rumusan masalah adalah bagaimana tanggapan para pasutri yang mengikuti KPP dan pasutri yang tidak mengikuti KPP. Selanjutnya tujuan dari penelitian adalah untuk
mengetahui bagaimana tanggapan para pasutri Katolik yang tidak mengikuti KPP dan pasutri yang mengikuti KPP.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan tiga instrumen pengumpulan
data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis datanya melewati tiga tahap yaitu reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian Pertama, Bagi ke-5 pasangan suami - istri yang mengikuti katekese kursus persiapsan perkawinan secara penuh adalah sebagai berikut: Materi atau bahan
katekese yang digunakan disaat melakukan katekese kursus persiapan perkawinan kuranglengkap dan materinya yang sama. Sehingga bagi pasangan pasutri cepat merasa bosan dan
mengantuk. Metode sharing pengalaman, metode diskusi, dan metode tanya jawab itu membuat pasangan pasutri lebih semangat dan tertarik dalam mengikuti katekese kursus
persiapan perkawinan. Kedua, Bagi ke-4 pasangan suami-istri yang tidak mengikuti
katekese kursus persiapan perkawinan mengatakan sebagai berikut: Materi yang digunakan disaat melakukan katekese kursus persiapan perkawinan tidak lengkap karena diberikan
secara keseluruhan oleh pastor paroki sendiri dari beberapa materi yang ada. Metode ceramah yang digunakan akan lebih cepat merasa bosan dan mengantuk bagi pasutri yang
mengikutinya.Manfaatnya adalah Dengan mengikuti katekese kursus persiapan perkawinan dapat membantu pasangan suami-istri untuk mantap dalam berumah tangga
dan memperoleh pengetahuan tentang hidup berumah tangga dan ajaran Sakramen Perkawinan katolik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Divisions: | Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 28 Feb 2026 03:53 |
| Last Modified: | 28 Feb 2026 03:53 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/68 |

