Wona, OlivaRegina (2023) MAKNA KA RIA DALAM RITUAL ADAT SEWU API DAN RELEVANSINYA BAGI PENGHAYATAN IMAN UMAT TERHADAP EKARISTI DI DUSUN MUKUSAKI. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak.pdf
Download (2MB)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (765kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (10MB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (579kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (837kB)
Abstract
Wona, Oliva Regina. 2023. “Makna Ka Ria dalam Ritual Adat Sewu Api dan Relevansinya bagi Penghayatan Iman Umat terhadap Ekaristi di Dusun Mukusaki”.
Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Kristoforus Kopong, S.Fil.,M.Hum
Kata Kunci : Ka Ria, Penghayatan Iman dan Ekaristi
Ka ria merupakan bagian dari ritual adat sewu api yang terdapat di Dusun Mukusaki.
Hal yang menarik ialah ka ria merupakan perjamuan adat yang diduga memiliki relevansi bagi penghayatan iman umat terhadap ekaristi. Karena itu, rumusan masalah
dalam penelitian ini ialah bagaimana proses pelaksanaan ka ria dalam ritual adat sewu api dan apa makna serta relevansi ka ria dalam ritual adat sewu api bagi penghayatan iman
umat terhadap ekaristi. Untuk menjawabi permasalahan di atas, maka tujuan pertama dari penelitian ialah untuk mengetahui proses pelaksanaan ka ria dalam ritual adat sewu api. Tujuan kedua dari penelitian ini ialah untuk mengetahui makna serta relevansi ka ria dalam ritual adat sewu api bagi penghayatan iman umat terhadap ekaristi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, yakni observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Proses analisis data yang dilakukan ialah menggunakan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat relevansi antara ka ria dalam ritual sewu api bagi penghayatan iman umat terhadap ekaristi. Ka ria merupakan perjamuan yang berkaitan dengan leluhur sedangkan ekaristi merupakan perjamuan Tuhan. Ka ria tetap meyakini Tuhan sebagai wujud tertinggi sebagaimana yang terjadi dalam ekaristi.
Relevansi kedua peristiwa tersebut dapat dilihat dari maknanya yang dinyatakan sebagai bentuk syukuran. Selain makna, juga terdapat dimensi waktu yang sama, yakni dimensi
masa lampau, masa kini dan masa depan.
Hubungan ka ria dan ekaisti juga dapat dilihat dari nilai-nilai dalam ka ria dan ekaristi, seperti nilai kebersamaan, pengorbanan, kepercayaan dan religious serta permohonan. Hubungan-hubungan tersebut tentu membantu masyarakat setempat semakin mengahayati imannya terhadap ekaristi sebagai sumber dan puncak hidup bagi seluruh umat kristiani. Karena itu, ka ria dalam ritual adat sewu api dan ekaristi tersebut dianggap sebagai suatu upacara yang sangat penting dan bermakna bagi kehidupan masyarakat Dusun Mukusaki.
Penulis menyarankan kepada mosalaki dan masyarakat Dusun Mukusaki dapat bekerja sama untuk tetap melestarikan tradisi adat tersebut dengan baik, menerapkan tata cara sebagaimana yang diwariskan leluhur dan tetap menamkan nilai-nilai tersebut. Diharapkan juga agar masyarakat setempat dapat menghormati serta memaknai sungguh proses ka ria. Karena melalui ka ria tersebut mampu meningkatkan penghayatan iman
masyarakat setempat terhadap ekaristi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 01:05 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 01:05 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/85 |

