HAMBATAN-HAMBATAN BAGI CALON KOMUNI PERTAMA DALAM MENERIMA SAKRAMEN EKARISTI DI LINGKUNGAN ST. ELISABETH WATUGETE PAROKI RENHA ROSARI HALEHEBING

Ito, Maria Angelina (2025) HAMBATAN-HAMBATAN BAGI CALON KOMUNI PERTAMA DALAM MENERIMA SAKRAMEN EKARISTI DI LINGKUNGAN ST. ELISABETH WATUGETE PAROKI RENHA ROSARI HALEHEBING. Other thesis, STIPAR ENDE.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (707kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (920kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK
Ito, Maria Angelina. 2025. “Hambatan-hambatan bagi Calon Komuni
Pertama dalam Menerima Sakramen Ekaristi”. Skripsi. Program Studi Pendidikan
Keagamaan Katolik. Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende. Pembimbing Dr.
Efraem Pea, Lic. Iur. Can.
Kata Kunci: Calon Komuni Pertama dan Sakramen Ekaristi
Sakramen Ekaristi merupakan sumber dan puncak seluruh kehidupan umat
kristiani. Dalam ziarah hidup, umat kristiani melihat sakramen Ekaristi sebagai
sakramen yang menghadirkan rencana keselamatan Kristus dan keinginan-Nya
untuk membangun kasih, keadilan dan kemurahan hati di dunia ini. Dalam Gereja
Katolik ditegaskan dalam buku Kitab Hukum Kanonik bahwa; “Setiap orang yang
telah dibaptis dan tidak dilarang oleh hukum, dapat dan harus diizinkan untuk
menerima Komuni Suci”. Namun, pada kenyataannya yang peneliti temukan di
Lingkungan St. Elisabeth Watugete Paroki Renha Rosari Halehebing terdapat
banyak remaja dan anak-anak yang sudah siap secara batiniah namun belum
menerima sakramen Ekaristi diantaranya yakni 7 remaja dan 21 anak-anak.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut maka dirumuskan rumusan masalah
sebagai berikut: Faktor apa saja yang menjadi penghambat bagi calon Komuni
Pertama dalam menerima Sakramen Ekaristi?
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor penghambat bagi
calon Komuni Pertama dalam menerima sakramen Ekaristi. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan
data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa
benar, di Lingkungan St. Elisabeth Watugete Paroki Renha Rosari Halehebing
terdapat banyak hambatan yang ditetapkan oleh umat sendiri yang seharusnya
tidak ada hubungan dengan urusan gereja terutama dalam penerimaan sakramen
Ekaristi yang sangat kudus dan suci. Hambatan ini lebih dominan berasal dari
keadaan atau kondisi orang tua calon Komuni Pertama, diantaranya yakni:
pengetahuan dan pemahaman umat yang minim tentang sakramen Ekaristi itu
sendiri, tuntutan adat atau tradisi dan juga keadaan ekonomi keluarga yang kurang
memadai. Hal ini dapat diatasi jika pastor paroki bersama DPP lebih memberikan
perhatian khusus untuk mendampingi dan memberikan pengetahuan tetang makna
dan pentingnya sakramen-sakramen itudan harus diterima oleh umat Katolik
terutama sakramen Ekaristi. Selain pastor paroki pengurus adat juga berperan
penting dalam mengatasi hambatan tersebut karena terdapat salah satu hambatan
yang disebabkan oleh urusan adat itu sendiri, sehingga tokoh-tokoh adat perlu
memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang urusan adat itu sendiri,
dimana pada dasarnya urusan adat tidak dapat digabungkan dengan urusan agama.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Calon Komuni Pertama dan Sakramen Ekaristi Sakramen Ekaristi merupakan sumber dan puncak seluruh kehidupan umat kristiani.
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 15 Jun 2026 01:20
Last Modified: 15 Jun 2026 01:20
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/281

Actions (login required)

View Item
View Item