Nira, Teodesia Jelo (2025) PERAN KATEKIS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KELOMPOK MISDINAR MENGENAI SIMBOL-SIMBOL LITURGI DI STASI PUSAT PAROKI HATI TERSUCI ST. MARIA WUDU. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (10MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (874kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (6MB)
Abstract
ABSTRAK
Nira, Teodesia Jelo, 2025. “Peran Katekis Dalam Meningkatkan Pemahaman
Kelompok Misdinar Mengenai Simbol-Simbol Liturgi”. Skripsi. Program
Studi Pendidikan Keagaman Katolik, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Fransiskus Yance Sengga, S. Fil. Lic. Th.
Kata Kunci: Peran katekis, misdinar, tugas misdinar dan simbol liturgi
Hidup seorang katekis tidak terlepas dari realitas pergulatan Gereja baik dalam
hidup dan misi-Nya. Namun, katekis mesti menyadari bahwa perkembangan
hidup rohani selalu berpusat pada Allah yang menjadi pelaku utama. Katekis
adalah seorang awam yang dipanggil dan diutus oleh Allah untuk memberikan
informasi mengenai iman kepada umat-Nya. Katekis dipanggil untuk mewujudkan
tiga tugas Kristus yakni pertama sebagai Imam yang turut ambil bagian dalam
menguduskan umat; kedua, sebagai Nabi yang turut ambil bagian dalam tugas
mewartakan Injil dan kebaikan Allah; dan yang ketiga sebagai Raja yang turut
ambil bagian dalam tugas memimpin setiap domba kepada jalan keadilan dan
kebenaran.
Salah satu peran yang dapat dilakukan oleh katekis adalah keterlibatannya dalam
membangun dan menumbuhkan hidup rohani anak-anak. Hal yang dapat
dilakukan seorang katekis adalah mengajarkan ajaran agama Katolik secara akurat
dan konsisten kepada umat Katolik, termasuk secara khusus kepada anak-anak,
juga yang menjadi bagian dari anak-anak yang masuk dalam kelompok misdinar
atau pelayan altar (putra-putri altar). Misdinar atau putra-putri altar adalah orang
yang menerima panggilan dan perutusan yang istimewa dan mulia untuk menjadi
pelayan Allah dalam Ekaristi kudus. Melalui pelayanan ini, Gereja menginginkan
agar setiap umat beriman terlibat aktif dalam liturgi secara penuh. Tugas misdinar
menjalankan amanat Gereja itu, yakni terlibat aktif dalam perayaan liturgi Gereja.
Agar misdinar dapat menjalankan tugas dan perannya secara baik, benar, indah,
dan lancer, maka ia juga mesti mengenal simbol-simbol liturgi yang digunakan
dalam liturgi Gereja. Proses pengenalan ini, takterpisah dari peran katekis dalam
mempersiapkan, membina, dan mendampingi misdinar.
Pertanyaannya, “Bagaimana peran katekis dalam meningkatkan pemahaman
kelompok misdinar mengenai simbol-simbol liturgi di Stasi Pusat Paroki Hati
Tersuci St. Maria Wudu? Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran katekis
dalam meningkatkan pemahaman kelompok misdinar mengenai simbol-simbol
liturgi di Stasi Pusat Paroki Hati Tersuci St. Maria Wudu. Untuk itu peneliti
menggunakan jenis penelitian kualitatif. Berdasarkan analisis dari hasil penelitian,
peneliti menemukan bahwa katekis belum berperan secara masksimal dalam
mendampingi anak misdinar. Akibatnya pemahaman kelompok misdinar
mengenai simbol-simbol liturgi masih rendah. Selain itu, pendampingan yang
diberikan bagi kelompok misdinar hanya dilakukan pada saat misdinar
mendapatkan giliran tugasnya. Pada pendampingan yang sudah amat terbatas
waktunya ini juga tampa diikuti dengan pembinaan untuk memperkenalkan
peralatan liturgi yang digunakan dalam perayaan Ekaristi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran katekis, misdinar, tugas misdinar dan simbol liturgi |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 05:54 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 05:54 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/338 |

