DHOSO, MARIA YOSEFINA (2024) PANDANGAN ORANG MUDA KATOLIK TENTANG MAKNA SAKRAMEN TOBAT DI STASI PUSAT PAROKI SANTA MAGDALENA SOPHIA BARAT KOMBANDARU. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (648kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (464kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (4MB)
Abstract
ABSTRAK
Dhoso, Y. Maria. 2023. “Pandangan Orang Muda Katolik tentang Makna
Sakramen Tobat di Stasi Pusat Paroki Santa Magdalena Sophia Barat
Kombandaru”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik. Sekolah
Tinggi Pastoral Atmareksa Ende.
Pembimbing Wilfridus F. Beo Dey, S. Fil., M. Th
Kata Kunci: Sakramen, Sakramen Tobat, Orang Muda Katolik.
Sakramen Tobat adalah puncak dan bentuk paling padat dari seluruh pertobatan
manusia kepada Allah. Tobat yang dimaksudkan itu menyangkut manusia
seluruhnya atau jiwa raganya. Pertobatan sejati adalah pertobatan hati. Sakramen
tobat adalah sarana pemulihan hubungan manusia dengan Allah dan sesamanya.
Oleh karena itu, sakramen tobat berperan penting dalam kehidup umat Katolik
termasuk kelompok Orang Muda Katolik. Jika hanya mengikuti perayaan ekaristi
dan aktif dalam kegiatan Gereja lainnya tidak menjamin OMK menjadi manusia
yang bersih dan terlepas dari dosa. Sebab itu OMK perlu penyucian diri dengan
menyadari dan menyesali segala perbuatan-perbuatan jahat yang pernah
dilakukannya dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama
sehingga OMK lebih mendekatkan diri dan terbuka dengan Allah. Rumusan
masalah pada penelitian ini yaitu Bagaimana Pandangan Orang Muda Katolik
tentang makna Sakramen Tobat? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
Pandangan Orang Muda Katolik tentang makna Sakramen Tobat di Stasi Pusat
Paroki Kombandaru. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif.
Penulis menggunakan dua instrumen utama sebagai teknik pengumpulan data
yaitu: wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa OMK di
stasi Pusat Paroki Santa Magdalena Sophia Barat Kombandaru telah memahami
dengan baik arti dan makna sakramen tobat. Mereka secara konseptual telah
memahami arti dan makna sakramen tobat. Sakramen Tobat dipahami sebagai
upaya pemulihan relasi antara manusia dengan Tuhan dan dengan sesama yang
rusak akibat dosa. Selain itu, Sakramen Tobat juga dipahami sebagai sarana
pemulihan atas dosa-dosa. Di sisi lain, hasil penelitian lapangan menemukan
bahwa pemahaman teoritis OMKtentang sakramen tobat tidak terarah kepada
praktek pelaksanaan sakramen tobat. Mereka memahami secara teoritis tetapi
tidak melaksanakannya secara praktis pengakuan dosa. Hal ini disebabkan karena
Orang Muda Katolik malu dengan pastor paroki atau imam yang memberikan
pengakuan, merasa diri tidak berdosa dan baik-baik saja, sosok Pastor yang
memberi pengakuan terlalu akrab sehingga OMK enggan untuk melaksanakan
pengakuan dosa. Saran bagi pastor paroki agar dalam pelayanan pengakuan bagi
OMK hendaknya mengundang pastor tamu yang tidak dikenali oleh peniten.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sakramen, Sakramen Tobat, Orang Muda Katolik |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 02:08 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 02:08 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/386 |

