Wuda, Margaretha Apriliani (2026) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS VIII B DALAM PELAJARAN AGAMA KATOLIK DI SMPS SOEGIJAPRANATA MATALOKO. Sarjana thesis, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
ABSTRAK.pdf
Download (2MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (453kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Wuda, Margaretha Apriliani. 2026. “Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas VIII B dalam Pelajaran Agama Katolik di SMPS Soegijapranata Mataloko”
Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Maria Yulita C. Age, S.Pd.,M.Pd
Kata Kunci : Model Auditory Intellectually Repetition, Kemampuan Berbicara, Pendidikan Agama Katolik
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, di mana proses pembelajaran menuntut peran aktif siswa. Dalam konteks Pendidikan Agama Katolik (PAK) di SMPS Soegijapranata
Mataloko, ditemukan bahwa kemampuan berbicara siswa kelas VIII B masih rendah. Siswa cenderung pasif, kurang percaya diri, serta interaksi dengan guru minim. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran, sehingga
keterampilan berbicara sulit berkembang. Sebagai solusi, peneliti menerapkan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) yang menekankan
tiga aspek: Auditory (mendengarkan dan berbicara), Intellectually (berpikir dan memecahkan masalah), Repetition (pengulangan). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas VIII B dalam
pelajaran PAK setelah penerapan model AIR. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan subjek 25 siswa kelas VIII B, menggunakan materi “ Tugas Perutusan sebagai Murid Yesus” . Data dikumpulkan melalui observasi terhadap empat indikator Berbicara: pelafalan, kelancaran, kosakata, dan isi pembicaraan. Hasil siklus I
menunjukkan ketuntasan berbicara sebesar 72% (18 siswa), kategori Baik, meski masih ada 28% siswa belum tuntas. Refleksi mengungkap kelemahan pada konsentrasi, kejelasan suara guru, dan kurangnya umpan balik. Perbaikan pada
siklus II dilakukan dengan media visual (power point dan video Injil Lukas 10:1-12) serta pemberian umpan balik intensif. Hasilnya, ketuntasan meningkat menjadi 92% (23 siswa), kategori Sangat Baik. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) efektif dan berhasil meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas VIII B dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Model Auditory Intellectually Repetition, Kemampuan Berbicara, Pendidikan Agama Katolik |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 04:01 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 04:07 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/629 |

