MENUMBUHKAN KESADARAN AKAN PENTINGNYA SAKRAMEN TOBAT BAGI ORANG MUDA KATOLIK STASI NDUARIA PAROKI MONI MELALUI KATEKESE

Ie, YelianaAmelia (2023) MENUMBUHKAN KESADARAN AKAN PENTINGNYA SAKRAMEN TOBAT BAGI ORANG MUDA KATOLIK STASI NDUARIA PAROKI MONI MELALUI KATEKESE. Diploma thesis, STIPAR ENDE.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
abstrak.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (497kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka.pdf

Download (392kB)

Abstract

Ie, Yeliana Amelia. 2023. "Menumbuhkan Kesadaran Akan Pentingnya Sakramen Tobat bagi Orang Muda Katolik Stasi Nduaria Melalui Katekese". Skripsi.
Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Yoh. Donbosko Bhodo, S.Fil.,Lic.Th.
Kata Kunci: Kesadaran, sakramen, tobat, Orang Muda Katolik, katekese Sakramen tobat adalah salah satu dari tujuh sakramen dalam Gereja dan memiliki tujuan yang amat penting bagi setiap orang beriman. Sakramen tobat sering disebut juga rekonsiliasi dan pengakuan sebab saat merayakan sakramen tersebut, seseorang menyampaikan dosa-dosanya dan memohon anugerah pengampunan dari Tuhan di hadapan imam sebagai wakil Kristus. Melalui perayaan sakramen tobat, seseorang tidak hanya memperoleh pengampunan dan belas kasih Allah, tetapi sekaligus didamaikan kembali dengan Gereja.
Kenyataan menunjukkan bahwa dalam kehidupan menggereja dewasa ini, banyak umat teristimewa Orang Muda Katolik (OMK) yang mengabaikan pentingnya Sakramen Tobat. Orang Muda Katolik stasi Nduaria, paroki Moni yang menjadi fokus penelitian ini juga mengalami hal yang sama. Sebagian besar
Orang Muda Katolik di Stasi Nduaria bersikap cuek atau masa bodoh terhadap upaya Gereja dalam memberi sakramen tobat. Selain itu kehadiran dan tingkat partisipasi Orang Muda Katolik dalam penerimaan sakramen tobat sangat rendah.
Berdasarkan pengamatan peneliti, hanya sebagian OMK yang ikut ambil bagian dalam perayaan Sakramen Tobat saat menyongsong hari raya Natal dan Paskah. Mengingat pentingnya sakramen tobat bagi umat beriman dan keprihatinan pada kesadaran OMK Stasi Nduaria akan sakramen tobat, maka peneliti terpanggil untuk melakukan penelitian tentang topik ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bantuan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa OMK Stasi Nduaria memiliki pemahaman yang baik tentang Sakramen Tobat; namun pemahaman itu belum diwujudkan dalam hidup harian. Banyak OMK yang tidak terlibat dalam kesempatan perayaan sakramen tobat oleh karena berbagai alasan, antara lain:
sibuk dengan urusan dan pekerjaan pribadi, malu untuk mengaku pada imam yang dikenal atau yang sudah merasa dekat dengan imam, adanya rasa malas dalam diri,pandangan yang keliru bahwa sakramen tobat hanyalah syarat sebelum
menerima sakramen perkawinan atau krisma saja, merasa diri tidak bersalah atau tidak berdosa karena melakukan hal yang biasa-biasa saja, kurangnya dorongan dari para orang tua, dan menganggap bahwa Sakramen Tobat hanya sebagai syarat
saja. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendampingan untuk menyegarkan pemahaman tentang sakramen tobat dan pengakuan dosa. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui katekese tentang sakramen tobat dengan mengambil inspirasi dari kisah pertobatan dalam Kitab Suci.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik
Divisions: Pendidikan Keagamaan Katolik
Depositing User: Josias Gregorius Naro Reda
Date Deposited: 28 Feb 2026 02:23
Last Modified: 28 Feb 2026 02:23
URI: http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/65

Actions (login required)

View Item
View Item