Sare, Maria Yasinta Titi (2024) PERAN GURU DALAM MENGATASI TAWURAN ANTAR PELAJAR SMK NEGERI I ENDE DAN SMK NEGERI II ENDE. Other thesis, STIPAR ENDE.
ABSTRAK.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (659kB) | Request a copy
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (420kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
Sare. Maria Yasinta. 2023” Peran Guru Dalam Mengatasi Tawuran Antar Pelajar
di SMK Negeri 1 Ende dan SMK Negeri II Ende. Skripsi. Program Studi
Pendidikkan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi pastoral Atma Reksan Ende.
Pembimbing Kristoforus Kopong, S.Fil.,M. Hum
Kata kunci :Guru, Tawuran, Pelajar
Tawuran antar pelajar merupakan tindakkan kekerasan yang dilakukan para pelajar yang berseragam sekolah. Tindakkan kekerasan ini tidak hanya terjadi di
kota-kota besar seperti DKI Jakarta, Jawa Barat tetapi juga terjadi di kota-kota kecil seperti di Kota Ende saat ini. Faktor utama yang menjadi penyebab
terjadinya tawuran antar pelajar di SMK Negeri 1 Ende antara lain masalah asmara antar siswa, masalah pertandingan dan perlombaan yang tidak dapat
menerima akan apa yang diperoleh, adanya kesempatan dan kelalaian guru seperti masuk kelas tidak tepat waktu. Ketika masalah di atas ada, bagaimana cara
untuk menanggulanginya? Dalam dunia pendidikkan ada beberapa peran yang dimiliki oleh guru yakni peran guru sebagai pendidik, fasilitator dan motivator.
Guru sebagai pendidik bertugas dalam pengawasan dan pembinaan serta tugas�tugas yang berkaitan dengan pemberian ilmu pengetahuan dan pendisplinan anak.
Guru sebagai fasilitator artinya guru perlu memfasilitasi siswa dengan mendatangkan orang-orang penting dalam hal ini psikolog untuk memberikan sosialisasi sesuai dengan pokok permasalahannya sedangkan guru sebagai motivator artinya guru memberikan dorongan-dorongan positif atau motivasi yang
dapat membangun dan menggairahkan semangat belajar siswa agar siswa tidak mudah terlibat dalam aksi tawuran. Dengan mengunakan metode penelitian kualitatif yakni observasi, wawancara dan dokumentasi maka kedua masalah
tersebut menjadi hal yang penting untuk dibahas. Setelah melakukan penelitian, penulis berkesimpulan upaya yang dilakukan oleh guru untukmeminimalisir
tawuran antar pelajar merupakan hal yang tidak mudah. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pihak sekolah, keamanan dan
masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Guru, Tawuran, Pelajar |
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 02:38 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 02:38 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/426 |

