Bunga, Susana (2023) PEMAHAMAN ORANG TUA TENTANG GENDER DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAKDI LINGKUNGAN BOBABARU PAROKI SALVATORIS RESURGENTIS BOBA. Diploma thesis, STIPAR ENDE.
Abstrak.pdf
Download (1MB)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (958kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (960kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (893kB)
Abstract
Bunga, Susana. 2023. “Pemahaman Orang Tua tentang Gender dan Pengaruhnya terhadap Pendidikan Anak di Lingkungan Bobabaru, Paroki Salvatoris Resurgentis Boba”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende.
Pembimbing: Kristoforus Kopong, S.Fil.,M.Hum
Kata Kunci: Pendidikan, Ketidaksetaraan Gender
Pendidikan merupakan satu elemen dasar dalam kehidupan manusia yang dapat diperoleh secara bertahap, sistematis, berkelanjutan dan tidak pernah berhenti. Pada dasarnya pendidikan tidak bersifat diskriminatif atau
ketidaksetaraan gender. Hal ini sudah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Bab IV pasal 5 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang�Undang Nomor 39 Tahun 1999, pasal 12 (1) tentang Hak Asasi Manusia, serta
dalam Kitab Suci Kejadian 2:21-28. Hal ini yang mendorong peneliti untuk fokus pada pendidikan anak perempuan dan anak laki-laki oleh orang tua di Lingkungan
Bobabaru Paroki Salvatoris Resurhentis Boba. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor apa saja yang menyebabkan ketidaksetaraan gender
oleh orang tua terhadap pendidikan anak dan dampak dari ketidaksetaraan gender oleh orang tua terhadap pendidikan anak.
Untuk menjawabi permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan adanya ketidaksetaraan gender oleh orang tua terhadap pendidikan anak di Lingkungan Bobabaru dan apa saja
dampaknya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Penulis menggunakan
tiga instrumen utama sebagai sumber bukti yaitu wawancara, observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender oleh orang tua terhadap pendidikan anak di Lingkungan Bobabaru di sebabkan oleh faktor budaya kawin masuk, konstruksi sosial budaya, penanaman kebiasaan (tipe pola
asuh) serta adanya pembagian peran yang tidak adil. Dampak dari ketidaksetaraan gender oleh orang tua terhadap pendidikan anak, yaitu anak laki-laki banyak putus
sekolah, anak laki-laki melakukan transmigrasi lokal ke Bali dan KalimantanTengah untuk mencari kerja, anak laki-laki terjerat dalam perkawinan usia muda,
anak laki-laki menjadi kurang percaya diri jika diminta untuk tampil di depan orang banyak, dan anak laki-laki tidak bisa mendapatkan pekerjaan layak seperti
anak perempuan. Oleh karena itu, sangat diharapkan kepada para orang tua agar dapat bersikap adil terhadap anak perempuan dan anak laki-laki terutama pada pendidikannya. Kepada anak laki-laki sangat diharapkan agardapat memahami
arti pendidikan secara baik, sehingga berbagai persolan yang dijumpai baik dalam keluarga atau di lapangan tidak mengganggu pada proses pendidikannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > Pendidikan Keagamaan Katolik |
| Depositing User: | Josias Gregorius Naro Reda |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 00:55 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 00:55 |
| URI: | http://repository.stipar-ende.ac.id/id/eprint/77 |

